WartaKita.org – Polwan Polres Klaten melaksanakan kegiatan pelatihan pemulasaraan jenazah di Masjid Desa Sucokangsi, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten pada Kamis (24/4/2025). Ini sebagai bentuk penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dalam tugas kepolisian,
Pelatihan pemulasaraan jenazah ini dipimpin oleh Kompol Siti Aminah dan diikuti oleh perwakilan dari Aisyiyah Ranting Glagah. Materi pelatihan mencakup proses lengkap pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, yakni mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan,
Kapolres Klaten AKBP Nur Cahyo AP melalui Kasi Humas Polres Klaten AKP Nyoto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan spiritual yang juga menyasar penguatan kepedulian sosial personel, khususnya Polwan, terhadap masyarakat.
“Kepedulian terhadap pemulasaraan jenazah bukan hanya soal tradisi, tapi juga tentang empati, pengabdian, dan nilai religius yang harus dimiliki oleh setiap personel, termasuk Polwan. Pelatihan ini penting sebagai bekal mereka dalam melayani masyarakat secara lebih utuh,” ujar AKP Nyoto.
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Polwan Polres Klaten dan Aisyiyah Ranting Glagah. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi teknis dalam hal pemulasaraan, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran spiritual dan sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan ibadah kepada Allah SWT.
“Kami berharap, melalui kegiatan ini anggota Polwan dapat lebih memahami nilai-nilai kemanusiaan dalam Islam serta mampu menjadi panutan dalam lingkungan sosialnya. Ini bagian dari dakwah sekaligus pelayanan yang mulia,” kata Kompol Siti Aminah.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Antusiasme peserta mencerminkan semangat untuk terus belajar dan mengabdi secara spiritual.
Pelatihan pemulasaraan jenazah ini menjadi salah satu program Polres Klaten dalam rangka pembinaan karakter religius anggota Polwan. Ini sejalan dengan semangat Polres Klaten dalam menciptakan sumber daya Polri yang profesional, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.









