WartaKita.org – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten menggelar media gathering evaluasi penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Klaten tahun 2020 di Kafe Keneway Jalan Ki Hajar Dewantoro, Dukuh Macanan, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Kamis (18/3/2021).
Ketua KPU Kabupaten Klaten Kartika Sari Handayani dalam sambutan mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada media yang telah membantu KPU Klaten dalam menyukseskan Pilkada Klaten tahun 2020. Apalagi tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Klaten tahun 2020 ini lebih dari yang ditargetkan KPU RI yaitu sebesar 77,5 persen.
“Kami memberikan apresiasi kepada teman-teman media di Klaten. Tanpa peran serta media, Pemilu tak akan sukses. Karena itu, kami ingin terus bekerjasama dengan media, terutama dalam hal pendidikan kepemiluan kepada masyarakat. Kami menyakini, bahwa pers berperan penting dalam hal ini,” katanya.
Kartika Sari Handayani menyampaikan, Pilkada 2020 ini sangat berat. Karena dilaksanakan di tengah pandemi covid-19. Tantangannya juga sangat luar biasa. Sebab semua tahapan Pilkada harus mematuhi protokol kesehatan.
“Kami mohon maaf, apabila tidak bisa mengakomodir semua keinginan media. Ini karena adanya regulasi dari KPU yang tidak boleh dilanggar. Seperti pembatasan media yang boleh meliput di dalam suatu ruangan,” ujarnya.
Sedang Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten Samsul Huda menyatakan, pada awalnya, banyak pihak yang meragukan kemampuan KPU dalam melaksanakan Pilkada di tengah pandemi ini. Bahkan sebagian orang memperkirakan, tingkat partisipasi pemilih Pilkada akan jauh di bawah target KPU Klaten.
“Namun ternyata, hasilnya justru sebaliknya. Pelaksanaan Pilkada Klaten berjalan lancar dan sukses dengan partisipasi pemilih mencapai 81,4 persen. Ini artinya ada peningkatan angka partisipasi pemilih sebesar 14 persen dibanding Pilkada sebelumnya,” tandasnya.
Tak hanya itu, KPU Klaten juga berhasil mendapat predikat terbaik nomor 3 se Jawa Tengah dalam hal pengelolaan partisipasi pemilih dan predikat terbaik nomor 2 dalam hal tahapan pencalonan.
Sementara itu Divisi Hukum, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sosialisasi KPU Klaten Wandyo Supriyatno menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih berbanding lurus dengan kesadaran warga masyarakat terhadap penggunaan hak pilih. Buktinya, pandemi covid-19 tidak berpengaruh langsung terhadap tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada.
Dalam media gathering ini, KPU Klaten memberikan kesempatan kepada wartawan yang hadir untuk memberikan evaluasi, kritik, saran, dan masukan atas pelaksanaan Pilkada 2020.
Sejumlah wartawan pun memberikan evaluasi, diantaranya mengenai tingkat partisipasi pemilih, dugaan masih maraknya politik uang, netralitas kepala desa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada, dan lainnya.









