WartaKita.org – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 231 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta 2025 menyelenggarakan kegiatan Gebyar Kreasi bertajuk “Satu Kreasi, Keberagaman Harmoni” di area Tugu Kuda Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pada Jumat (25/7/2025) malam.
Acara ini sebagai penutup kegiatan atau perpisahan mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta di Desa Gadungan. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai wadah penguatan nilai kerukunan antar warga lintas agama.
Pendamping PIA (Pendampingan Iman Anak) Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Andrea Pujiastuti menyampaikan, PIA Paroki Wedi turut memeriahkan acara Gebyar Kreasi ini dengan melibatkan sekitar 60 anak PIA yang tampil membawakan gerak lagu “Di Hati Ini Ada Cinta”.
Didampingi oleh para orang tuanya dan pendamping, maka total rombongan dari Paroki Wedi berjumlah sekitar 160 orang, terdiri dari anak-anak, remaja, serta para pendamping.
Dengan semangat misi “Aku Siap Diutus”, anak-anak mengenakan dresscode kuning ceria. Ini mencerminkan kesiapan anak-anak dalam mewartakan kabar gembira melalui seni dan kebersamaan.
“Kehadiran anak-anak PIA ini menjadi bentuk partisipasi dalam program pastoral Paroki Wedi yaitu “Mbalur” (Ambyur Mbangun Sedulur), yang dalam kesempatan ini diwujudkan lewat kolaborasi bersama mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta dan warga Desa Gadungan,” katanya.
Salah satu momen puncak dari penampilan PIA Paroki Wedi adalah saat mereka mengajak seluruh peserta untuk mengikuti flashmob lagu “Nandur Rukun”, sebuah simbol harmoni dan toleransi. Anak-anak dan warga saling berpasangan, mengikuti gerakan para pendamping dengan penuh keceriaan.
Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan seni dari warga Desa Gadungan seperti tarian tradisional, band Karang Taruna, serta flashmob dari teman-teman KKN.
Dalam suasana yang hangat dan inklusif, hadir pula berbagai tokoh dan pejabat, antara lain Camat Wedi Widaya, Kades Gadungan Amirudin, para rama yang berkarya di Paroki Wedi (Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr dan Rama Heribertus Warnata Natawardaya, Pr), Kapolsek Wedi AKP Eko Pujianto, dan perwakilan dari Koramil Wedi.
Sebagai lambang perdamaian, harapan dan kerukunan, maka acara ditutup dengan pelepasan sepasang burung merpati putih yang menjadi simbol kuat bagi semangat kebersamaan antarumat beragama di Desa Gadungan.









