WartaKita.org – Sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Klaten memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 76 tahun 2022 dalam acara “Sarapan pecel Madiun dan ngopi bareng” di Joglo “Isnaeni” Kampung Tegalmulya RT 02 RW 13 Nomor 48, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Rabu (9/2/2022) pagi.
Acara yang digagas hanya satu hari menjelang peringatan HPN ini mengusung tema “Bangkit dari pandemi bersama pers sebagai akselerator perubahan”.
Wartawan senior yang juga tuan rumah kegiatan, Moch Isnaeni dalam sambutan mengatakan, peringatan HPN ini merupakan saat yang membahagiakan bagi para insan pers. Terutama bagi pekerja media yang bertugas di Kabupaten Klaten. Karena mereka bisa merasakan nikmatnya ngopi bareng dan sarapan pecel Madiun bersama di pagi hari.
“Sesuai dengan tema yang kita usung dalam peringatan HPN kali ini, maka di masa pandemi ini, pers diharapkan bisa menjadi akselerator, atau agen yang mempercepat kebangkitan masyarakat setelah diterpa Covid-19. Awak media diharapkan selalu memproduksi karya-karya jurnalistik, berita-berita yang baik dan bernilai, yang membangun bangsa dan negara, dan merajut kerukunan masyarakat dalam keberagaman,” katanya.
Sedang wartawan senior Klaten, Joko Sardjono menyatakan, fungsi pers nasional itu ada empat, yaitu sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial.
“Di masa pandemi ini, fungsi pers itu sangat penting. Yakni menjadi penggerak perilaku masyarakat untuk menaati protokol kesehatan (prokes) 5M. Selain itu, pers juga berperan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan, bukan memecah belah bangsa,” tandasnya.

Sementara itu wartawan lainnya, Purwanto mengemukakan, ada banyak permasalahan di masyarakat.
“Kalau ada permasalahan yang mentok, jalan buntu, atau tidak ada solusi, maka warga biasanya larinya ke pers. Maka pers harus bisa memperjuangkan kepentingan rakyat. Awak media bisa menjadi “dewan jalanan”. Karena berdasarkan pengalaman, apa yang disampaikan oleh media, malah lebih didengarkan,” ujarnya.
Terkait, mantan Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Klaten, Wahyudi Martono berharap, pers bisa menjadi rumah penjernih informasi.
“Di tengah maraknya informasi yang beredar di media sosial, yang belum tentu kebenarannya, maka, pers harus bisa menjadi rumah penjernih informasi. Pers menjadi sumber informasi yang benar dan akurat bagi masyarakat,” harapnya.









