Peringati HUT Ke 60, SMK Petrus Kanisius Klaten Berkomitmen Cetak Generasi Muda Yang Unggul Dan Tangguh

Kepala SMK Petrus Kanisius Klaten Christina Eny Saptaningrum berfoto bersama Komite Sekolah dan para penerima bantuan beasiswa pada Jumat (26/4/2024) pagi.

WartaKita.org – SMK Petrus Kanisius Klaten menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 60 pada tahun 2024 ini. Diantaranya reuni akbar pada Sabtu (13/4/20240, jalan sehat pada Jumat (19/4/2024), serta Misa Syukur, sarasehan, tabur bunga, dan bakti sosial pada Jumat (26/4/2024).

HUT ke 60 SMK Petrus Kanisius Klaten ini mengusung tema “Membetuk generasi muda yang unggul dan tangguh seturut teladan Santo Petrus Kanisius”.

Bacaan Lainnya

Puncak acara HUT ke 60 SMK Petrus Kanisius Klaten ini diisi dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr. Misa diadakan di aula sekolah setempat pada Jumat (26/4/2024) pagi.

Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr dalam homili menyampaikan, saat ini bangsa Indonesia sedang menerapkan Kurikulum Merdeka.

Menurut sejumlah literasi, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Nah, pertanyaannya adalah: apakah kita sudah (benar-benar) merdeka? Merdeka dalam arti bisa mengembangkan kreatifitas kita. Merdeka untuk melakukan sesuatu. Bukan merdeka dari sesuatu,” kata rama.

Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi ini mengatakan, gagasan tentang “kemerdekaan” ini sebenarnya sudah digagas Ki Hajar Dewantara sejak lama.

Ki Hajar menginisiasi tentang Indonesia Merdeka. Dimana bangsanya merdeka dan berdaulat secara penuh. Sedang warganya mempunyai kedaulatan berpikir dan merasakan kemerdekaan secara batin. Karena itu, Ki Hajar merintis berdirinya Taman Siswa pada 3 Juli 1922.

“Gagasan mengenai kemerdekaan ini kemudian diteruskan oleh Rama YB Mangun Wijaya, Pr. Karena Rama Mangun melihat, bahwa meskipun bangsa Indonesia ini sudah merdeka, tetapi mentalitas terjajah masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakatnya,” ujar rama.

Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr saat memimpin Misa Syukur puncak acara HUT ke 60 SMK Petrus Kanisius Klaten pada Jumat (26/4/2024) pagi.

Pastor asal Paroki Santo Yusup Baturetno, Kabupaten Wonogiri ini menyatakan, gagasan kemerdekaan dari Rama Mangun ini dimaksudkan agar manusia benar-benar merdeka untuk merdeka. Manusia merdeka untuk mengisi kemerdekaan. Manusia yang belajar eksplorator, tidak hanya menghafal. Manusia yang mempunyai kemampaun belajar dan kraeator.

“Maka, kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan suka cita dan kreasi. Karena yang bisa membelenggu kita adalah kepanikan. Maka, kita harus optimis, kita harus yakin, karena itulah yang membebaskan kita dari kepanikan kita,” ungkap rama.

Rama Edy pun berpesan kepada jajaran SMK Petrus Kanisius Klaten untuk terus optimis. Hal ini supaya mereka ada injeksi yang memerdekakan. Mereka bisa melihat apa yang ada di sini sebagai peluang, bukan kenangan.

“Jangan gelisah hatimu. Optimis, keyakinan harus jadi pondasi utama. Optimis jadi modal rohani untuk teguh, kuat dalam berjuang. Ikutilah Yesus, terus memangul salib, dan meraih kebahagiaan. Ketika kita berjuang, pasti akan ada senyum, ada kegembiraan di masa depan. Maka, apa yang sudah dirintis oleh para pendahulu kita dengan penuh semangat, teruslah dihidupi dalam semangat dan kreasi kita. Pasti ada berkat selagi kita mau berjuang. Jadilah berkat bagi banyak orang,” pesan rama.

Setelah Misa Syukur dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Pembina Yayasan Petrus Kanisius Klaten AM Sunarso yang kemudian diberikan kepada Kepala SMK Petrus Kanisius Klaten Christina Eny Saptaningrum.

Pembina Yayasan Petrus Kanisius Klaten AM Sunarso memberikan potongan tumpeng kepada Kepala SMK Petrus Kanisius Klaten Christina Eny Saptaningrum.

Kemudian penyerahan beasiswa dari Alumni SMK Petrus Kanisius Klaten kepada sejumlah siswa yang berprestasi. Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Ketua Komite Sekolah SMK Petrus Kanisius Klaten, Wiyono didampingi pengurus lainnya Hefi Sudarmawan.

Selain itu juga diberikan bantuan sosial (bansos) untuk sejumlah orangtua siswa.

Selanjutnya, keluarga besar SMK Petrus Kanisius Klaten melepas balon ke udara.

Usai pelepasan balon, dilanjutkan dengan acara ramah tamah.

Kepala SMK Petrus Kanisius Klaten Christina Eny Saptaningrum dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan dan mengembangkan SMK Petrus Kanisius Klaten sampai saat ini.

“Sungguh, ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. Puji syukur kepada Tuhan, kita masih bertahan sampai sekarang,” katanya.

Christina Eny Saptaningrum mengatakan, para guru dan karyawan berkomitmen ingin terus memajukan dan mengembangkan SMK Petrus Kanisius.

“Di tengah keterbatasan, tantangan dan kesulitan yang kita alami, tetapi itu tidak menyurutkan semangat para guru dan karyawan. Untuk itu kami mohon doa dan  restunya. Semoga SMK Petrus Kanisius Klaten senantiasa terus hidup dan semakin berkualitas. Mari kita bersama-sama membangun generasi muda yang unggul dan tangguh, dengan tanpa sambat, apapun keadaannya,” ucapnya.

Keluarga besar SMK Petrus Kanisius Klaten melepas balon ke udara pada puncak acara HUT ke 60 SMK Petrus Kanisius Klaten pada Jumat (26/4/2024) pagi.

Setelah sambutan, Pembina Yayasan Petrus Kanisius Klaten, A Hery Subagyo memaparkan tentang kilas balik dan sejarah SMK Petrus Kanisius Klaten dari waktu ke waktu.

Untuk diketahui, Yayasan didirikan pada 23 November 1964. Dengan Susunan Pengurus yaitu: Ketua Isidorus Riwidigdo BA, Sekretaris Alexander Sudiyatmo, BE, Bendahara Paulus Sutarno, BA, dan Anggota : MM Adi Subroto, Nathanael Suroso dan Yusup Daryono, BA. Sedang Kepala Sekolah STM Kanisius Klaten yang pertama kali adalah Paulus Sutarno, BA.

Seiring perjalanan waktu, maka terjadi pergantian Pengurus Yayasan pada 5 Agustus 1985. Kemudian pada 2 Maret 2006 terjadi pergantian Pengurus YPK dan pergantian nama Yayasan. Lalu pada 26 Oktober 2016 juga terjadi pergantian Pengurus Yayasan.

Pada tahun 2017 juga terjadi pergantian Pengurus Yayasan. Dan yang terakhir, pada tahun 2022 terjadi lagi pergantian Pengurus Yayasan. Adapun susunan pengurusnya adalah Pembina Ir AM Sunarso dan Drs A Heri Subagyo, Ketua Drs Al Candra Widyantara, Sekretaris Drs S Harsono, Bendahara Dra M Sri Adjiningsih dan Pengawas Drs Val Bambang Setyawan.

Perlu diketahui, Misi Yayasan adalah Menjadi Yayasan yang dapat membantu Pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia atau tamatan yang berkualitas dan mempunyai dedikasi tinggi, beraklah mulia dan dapat bersaing di taraf Nasional dan Internasional di era Globalisasi.

Sedang Misi Yayasan yaitu satu, menyelenggarakan sekolah yang bermutu   berstandar nasional atau internasional. Dua, menyediakan sumber daya manusia atau tenaga pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan standar pendidikan dalam bidangnya. Tiga, mengembangkan kepribadian warga Yayasan Petrus Kanisius dengan semangat cinta kasih agar berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Empat, menyediakan dana yang dapat memenuhi terselenggaranya pendidikan yang bermutu bekerja sama dengan stakeholder dan costumer. Lima, menyediakan fasilitas atau sarana pra sarana pendidikan sesuai dengan standar kebutuhan pendidikan. Dan enam, menggunakan sistem managemen mutu untuk pengelolaan pendidikan yang transparan dan akuntable.

Sampai saat ini, SMK Petrus Kanisius Klaten menyelenggarakan Program Keahlian: Teknik Mesin, Teknik Instalasi Listrik, Teknik Otomotif, dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Pos terkait