WartaKita.org – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Klaten mengadakan sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) di kantor BPJS setempat pada Senin (5/9/2022).
Hal ini sejalan dengan instruksi dari Direksi BPJS Ketenagakerjaan (BP JAMSOSTEK) untuk mendorong pekerja Indonesia agar semakin bertumbuh dan kuat.
Dalam peringatan Hari Pelanggan Nasional kali ini, jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten turun langsung untuk menyapa dan melayani peserta yang datang di kantor cabang, menjenguk pekerja yang sedang dirawat di rumah sakit, dan menyerahkan santunan manfaat program serta beasiswa pendidikan anak kepada ahli waris dari peserta yang meninggal dunia.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Noviana Kartika Setyaningtyas dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan yang masih setia menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Tanpa panjenengan semua, kami tidak akan berarti apa-apa. Maka, kami mengucapkan terima kasih kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih setia sampai saat ini. Kami berkomitmen untuk selalu menghadirkan pelayanan terbaik kepada peserta, baik yang hadir langsung ke kantor cabang maupun yang memanfaatkan seluruh kanal layanan yang disediakan seperti Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik) atau melalui Jamsostek Mobile (JMO),” katanya.
Noviana Kartika Setyaningtyas mengajak peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk menjadi Agen Perisai atau Penggerak Jaminan Sosial.
Agen Perisai ini bertugas untuk melalukan sosialisasi, akuisisi, edukasi, menerima pendaftaran, kemudian meng-collect iuran dan pengelolaan kepersertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Kami persilahkan kepada bapak, ibu yang mau bergabung dengan kami untuk menjadi Agen Perisai. Karena bisa untuk menambah penghasilan. Di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, penghasilan Agen Perisai paling kecil bisa mencapai Rp2 juta per bulan. Sedang penghasilan yang paling besar bisa sampai Rp15 juta,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Noviana juga berpesan kepada para pelanggan untuk mengurus sendiri klaim BPJS Ketenagakerjaan miliknya.
“Saya berpesan, kalau mengurus klaim, jangan lewat calo. Uruslah sendiri. Kalau tidak tahu, datanglah ke kantor (BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten). Nanti akan kita bantu. Karena eman-eman. Anda yang bekerja keras, mereka (calo) yang menikmati uang Anda. Karena calo itu jahat,” tandasnya.
Untuk diketahui, jumlah kantor Perisai di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten ini ada 6 kantor. Jumlah Agen Perisai ada 25 orang. Dan jumlah akuisisi peserta ada sebanyak 3.845 peserta.
Sedang jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten ini total ada 143.542 orang. Terdiri dari tenaga kerja penerima upah (formal) ada 101.803 orang, tenaga kerja bukan penerima upah (informal) ada 10.190 orang, dan tenaga kerja jasa konstruksi ada 31.549 orang.
Sementara itu jumlah pembayaran klaim di kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten periode Januari sampai 31 Agustus 2022 sebanyak Rp76.936.820.646.
Perinciannya, untuk Program Jaminan Hari Tua (JHT) ada 7.040 kasus dengan jumlah klaim Rp63.933.558.722. Jaminan Pensiun (JP) ada 2.151 kasus dengan jumlah klaim Rp1.632.527.240. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ada 768 kasus dengan jumlah klaim Rp3.527.282.264. Jaminan Kematian (JKM) ada 166 kasus dengan jumlah klaim Rp7.038.000.000. Beasiswa ada 190 kasus dengan jumlah klaim Rp 796.000.000. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) ada 6 kasus dengan jumlah klaim Rp9.457.420. Sehingga total ada 10.321 kasus, dengan jumlah klaim Rp76.936.820.646.









