WartaKita.org – Sebuah kabar gembira. Pengurus Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di 401 Desa dan Kelurahan se Kabupaten Klaten akan dikukuhkan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani di Stadion Trikoyo Klaten pada Rabu (16/11/2022) mendatang.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi usai memimpin rapat koordinasi persiapan pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan se Kabupaten Klaten di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Jalan Veteran Klaten Utara, Senin (14/11/2022).
KH Syamsuddin Asyrofi menjelaskan, diperkirakan, acara pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan di Stadion Trikoyo Klaten ini akan dihadiri sekitar 5000 orang.
Mereka yang akan hadir adalah pengurus PKUB dari 401 Desa dan Kelurahan, pengurus PKUB dari 26 Kecamatan, pengurus FKUB dan Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten atau Kota se Solo Raya, Ketua FKUB Kabupaten atau Kota se Jawa Tengah (di luar Solo Raya), pengurus FKUB Provinsi Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sumatra Utara, Bali, Lampung, Jawa Timur dan DIY.
Juga akan hadir sejumlah pejabat dari Pusat, diantaranya Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Yulian Wahyudi, Staf Ahli Kemendagri, Laode Ida dan Ketua Kerukunan Umat Beragama Kemenag, Wawan Junaidi, serta Ketua Asosiasi FKUB seluruh Indonesia, Ida Agung Panglingsir.

Dan juga akan diundang anggota DPR RI yang berasal dari Klaten yaitu Sunarna dari Fraksi PDIP dan Singgih Januratmoko dari Fraksi Partai Golkar. Sementara dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah yang akan hadir yaitu Kadarwati, Hartanto, Sri Marnyuni, dan Mujaeroni. Untuk DPRD Kabupaten Klaten yang akan hadir adalah Ketua dan para Wakil Ketua DPRD Klaten.
“Karena pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan ini adalah gawe dari Pemkab Klaten, maka juga diundang Forkompinda Klaten,” katanya.
Syamsuddin Asyrofi menyatakan, rencananya, acara pengukuhan pengurus PKUB Desa dan Kelurahan ini akan diawali dengan pertunjukan seni tari yang menggambarkan adanya kerukunan antar umat beragama yang dibawakan oleh para penari yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Seniman Tari Kabupaten Klaten.









