WartaKita.org – Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Klaten, Yohanes Aris Retnanto, Selasa (21/5/2019), menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo – Ma’ruf Amin atas kemenangannya pada Pemilihan Umum Presiden 2019.
“Saya beserta seluruh jajaran pengurus Pemuda Katolik Komcab Klaten menyampaikan selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Pak Kiai Haji Ma’ruf Amin atas kemenangannya dalam kontestasi Pilpres 2019 ini,” katanya.
Aris Retnanto juga mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai instrumen demokrasi yang bekerja dengan baik sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.
Menurutnya, meski dinamika politik bangsa terus memanas selama proses penghitungan suara oleh KPU, kemenangan pasangan Capres dan Cawapres 01 ini dapat memberikan kelegaan dan dapat mendinginkan tensi politik di Indonesia.
“KPU dan Bawaslu sudah menjalankan fungsinya dengan sangat baik. Kemenangan ini juga milik seluruh rakyat Indonesia. Maka marilah kita sambut bersama dengan gembira pemimpin bangsa untuk 5 tahun ke depan agar Indonesia semakin maju,” tuturnya.
Aris mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati hasil pemilu. Karena itu, jika ada sengketa hasil pemilu, dia berharap dapat diselesaikan dengan jalur yang sudah ditentukan seturut konstitusi.
“Pemilu ini milik kita bersama demi kepentingan bangsa dan negara. Maka sudah layak dan sepantasnya kita wajib menghormati segala keputusan yang ada. Jangan sampai kita melanggar konstitusi negara yang justru dapat merusak semangat demokrasi dan menimbulkan kegaduhan politik yang berakibat perpecahan sesama anak bangsa,” tegasnya.
Aris berharap, Presiden dan Wakil Presiden terpilih agar tetap mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, serta semakin berani dan tegas menindak segala kekuatan jahat yang merongrong kewibawaan dasar negara Pancasila.
“Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi jiwa dalam setiap program kerja pemerintah. Kami berharap pemerintah ke depan lebih berani menindak tegas terhadap kelompok-kelompok radikal dan intoleran yang mengancam Pancasila dan NKRI,” harapnya.









