WartaKita.org – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Stephanus Sukirno mengadakan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di Dukuh Ngirosaran, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Senin (29/5/2023) malam.
Hadir dalam sosialisasi ini Kepala Desa Kalitengah Hariyadi, Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wedi, Pengurus Ranting PDIP Desa Kalitengah dan Pesu, Komandan Te Bintang 2 Heti Purwani, dan undangan lainnya.
Kepala Desa Kalitengah Hariyadi dalam sambutan mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Stephanus Sukirno yang telah berkenan mengadakan Sosialisasi Penguatan Demokrasi Daerah di desanya.
“Terima kasih kepada Pak Stephanus Sukirno yang sudah membantu Desa Kalitengah terkait bantuan aspirasi. Semoga Desa Kalitengah selalu dipihaki dan diberi aspirasi,” katanya.
Sedang Komandan Te Bintang 2 Heti Purwani menyatakan, Desa Kalitengah dan Pesu merupakan wilayah binaannya dalam Pemilu 2024 ini. Karena itu, ia mohon dukungan warga agar bisa berjuang bersama-sama dalam membangun masyarakat.
“Semoga kedepan, kita punya wakil rakyat yang duduk di Dewan. Sehingga bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat dan membangun desa kita masing-masing. Untuk kepentingan masyarakat, saya siap membantu semampu saya,” ujarnya
Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Jawa Tengah, Stephanus Sukirno mengatakan, pada tahun 2024, bangsa Indonesia akan mengadakan Pemilu atau pesta demokrasi.
“Dalam pesta demokrasi, masyarakat sering beranggapan bahwa semuanya harus menerima. Masyarakat sering tidak menyadari, bahwa Pemilu adalah kesempatan bagi rakyat untuk mengevaluasi para wakilnya. Maka kalau wakil rakyatnya tidak baik, ya bisa diganti. Jadi, bukan mengenai berapa yang kita terima? Tetapi apa yang akan kita lakukan. Kalau wakilnya baik, ya terus, tetapi kalau wakilnya tidak baik, ya bisa diganti,” terangnya.
Mantan Rektor Universitas 17 Agustus 1945 ini mengaku, Desa Kalitengah menjadi wilayah yang mengesan bagi dirinya pada Pemilu 2019 lalu.
“Desa Kalitengah itu istimewa bagi saya. Saat itu, ibaratnya teka ora menehi, ngomong ora ninggali. Tetapi saya mendapat suara banyak di sini. Ini menjadi catatan khusus bagi saya,” ungkap Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah ini.









