Peken Pinggul Melikan, Pasar Unik Dengan Nuansa Tempo Dulu

Para pedagang yang mengenakan baju lurik melayani pembeli dengan ramah.

WartaKita.org – Peken Pinggul, pasar unik di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten ini hanya buka selapan atau 35 hari sekali, yaitu setiap Minggu Legi.

Peken Pinggul merupakan pasar yang bernuansa tempo dulu. Keunikan dari Peken Pinggul ini yakni pada transaksi pembayaran yang menggunakan koin yang terbuat dari gerabah. Setiap koin bernilai Rp2.000.

Bacaan Lainnya

Di Peken Pinggul, pengunjung dapat menikmati wisata kuliner tempo dulu. Banyak pedagang yang menjajakan makanan tradisional seperti pecel, tiwul, gatot, es dawet dan masih banyak makanan tradisional lainnya.

Para pedagang yang mengenakan baju lurik menambah kesan tradisional. Mereka melayani pembeli dengan ramah.

Para pengunjung menikmati suasana Peken Pinggul yang nyaman, karena berada di bawah rimbunan pohon bambu dan jati.

Pasar ini berada di sepanjang jalan pinggir tanggul (pinggul). Karena itu, pasar ini dinamakan Peken Pinggul.

Suasana pasar ini sangat nyaman, karena berada di bawah rimbunan pohon bambu dan jati.

Selain itu, juga tersedia gazebo untuk para pengunjung beristirahat dan menikmati makanan yang mereka beli.

Pos terkait