WartaKita.org – Belum lama ini sempat viral sebuah video yang menceritakan petani brambang di Kabupaten Brebes yang menceburkan diri di sungai.
Video pendek berdurasi 28 detik tersebut menggambarkan rasa galau dan bingung para petani brambang karena anjloknya harga brambang pada panen kali ini. Ditambah lagi, mereka mempunyai beban angsuran bank. Sementara hasil panen brambang saat ini tidak sesuai dengan harapan.
Penderitaan yang dialami petani brambang di Brebes ini direspon cepat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Jawa Tengah.
Karena itu, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan DPRD Jawa Tengah mengambil langkah untuk membeli brambang petani Brebes tersebut. Kemudian, brambang itu dibagikan kepada masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil)-nya masing-masing.
Pernyataan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati saat kunjungan Dapil (Kudapil) di Desa Tambongwetan, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Selasa (15/11/2021).
“Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Komisi B DPRD Jawa Tengah merespon penderitaan petani brambang di Brebes tersebut dengan membeli hasil panen brambang mereka. Karena petani yang seharusnya senang pada saat panen (brambang), tetapi sekarang malah menangis. Ini karena harga jual brambang di tingkat petani anjlok,” kata Kadarwati.
Anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan ini menceritakan, mendengar keluhan petani brambang di Brebes tersebut, sejumlah anggota Komisi B yang membidangi perindustrian, perdagangan, perikanan dan pertanian itu kemudian membeli brambang petani dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah.
“Program ini seperti simbiosis mutualisme. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah membeli brambang petani dengan harga tinggi. Kemudian anggota dewan membelinya, untuk dibagikan kepada masyarakat di Dapilnya. Seperti yang kita bagikan di Desa Tambongwetan ini,” jelasnya.
Kadarwati menyatakan, dengan program ini, semua merasa diuntungkan.
“Petani brambang berkurang bebannya. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah juga dapat menolong para petani. Dan wakil rakyat dapat lebih dekat dengan masyarakat di dapilnya,” tandasnya.
Sedang Camat Kalikotes Sudiyono yang hadir pada acara kunjungan Dapil ini sangat mengapresiasi kepedulian Kadarwati sebagai wakil rakyat terhadap persoalan yang dialami petani, khususnya petani brambang di Brebes.
“Sosok wakil rakyat seperti inilah yang didambakan rakyatnya. Wakil rakyat yang mau terjun langsung ke lapangan, yang merespon cepat persoalan rakyatnya,” ujar Camat Kalikotes.
Sementara itu Kepala Desa Tambongwetan Yuliarti mengaku terbantu dengan program bantuan pangan yang diberikan kepada warga di Desa Tambongwetan ini.
“Bantuan pangan ini sangat membantu warga kami. Setidaknya mengurangi beban warga kami di masa PPKM ini. Terima kasih Bu Kadarwati,” ucapnya.









