WartaKita.org – Ancaman Omicron yang sedang merebak saat ini tidak menyurutkan niat para calon jamaah umroh di Kabupaten Klaten untuk melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci.
Meski ada rasa was-was, namun para calon jamaah tetap melakukan berbagai tahapan untuk bisa berangkat ibadah umroh pada 20 Februari mendatang.
Penyelenggara Umroh PT An Namiroh Travelindo Klaten, Elia Istiana saat mengadakan tahapan pra manasik ibadah umroh di Hotel Grand Tjokro Klaten pada Minggu (23/1/2022), mengatakan, warga Indonesia sangat antusias untuk berangkat ibadah umroh pasca pandemi Covid-19. Apalagi, calon jamaah dari Indonesia mulai diperbolehkan untuk ibadah umroh di Arab Saudi.
Setidaknya, PT An Namiroh Travelindo Klaten sudah memberangkatkan sebanyak 4 kali, yaitu tanggal 31 Desember 2021, 5 Januari 2022, 15 Januri 2022, dan 19 Januari 2022. Dan untuk yang kelima kalinya akan diberangkatkan pada 20 Februari 2022.
“Prokes (protokol kesehatan)-nya tetap dilakukan secara ketat. Seperti karantina yang sebelumnya selama 10 hari, kini sudah menjadi 7 hari, serta wajib vaksin,” katanya.

Sedang Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darussholah Banyuwangi yang juga pendamping jamaah ibadah umroh, Gus Afung mengingatkan agar jamaah jangan takut jika sudah mempunyai niat untuk berangkat ibadah umroh.
“Semuanya sudah diatur dan mengikuti semua aturan dari pemerintah. Semua diajak untuk tetap patuh dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,” ujarnya.
Sementara itu calon jamaah ibadah umroh Warsito mengaku was-was dengan adanya Omicron yang saat ini sedang merebak. Namun niat untuk melakukan ibadah umroh bersama istrinya tersebut terus dijaga. Dengan harapan, dia bisa lolos dan melaksanakan ibadah umroh dengan lancar.
“Karena kalau menunggu antrian untuk ibadah haji masih puluhan tahun,” ucapnya.
Terkait, data dari Kementerian Agama RI menunjukkan, sejak awal Januari 2022, realisasi keberangkatan jamaah umroh ke Arab Saudi mencapai 4.674 orang.









