Panen Jagung Hibrida Di Tulung Memotivasi Petani Dalam Mengelola Lahan

Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan panen jagung hibrida Raja Tujuh yang dilaksanakan di lahan tani Balaraja, Dukuh Pater, Desa Tulung, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Senin (29/9/2025).

Warta Kita.org – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0723 Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto menghadiri kegiatan panen jagung hibrida Raja Tujuh yang dilaksanakan di lahan tani Balaraja, Dukuh Pater, Desa Tulung, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten pada Senin (29/9/2025).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Bayu Kusuma, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Klaten Slamet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Kabupaten Klaten Sutopo, Camat Tulung Hendri Pamukas, Direktur PT Raja Hartanto, Danramil 16/Tulung Kapten Inf Luis Timor, perwakilan Kapolsek Tulung Aiptu Widada, serta Kepala Desa Tulung Heri Iswadi.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan panen bersama tersebut.

Menurutnya, sinergi PT Raja merupakan wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan, khususnya di sektor produksi jagung.

“Pemerintah daerah memberikan apresiasi yang luar biasa atas panen bersama ini. Kami berharap ke depan PT Raja dapat terus bersinergi dalam memajukan pertanian di Kabupaten Klaten, serta mampu memberikan kontribusi lebih luas bagi Jawa Tengah,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto saat ditemui usai kegiatan menyatakan, panen jagung hibrida Raja Tujuh berjalan lancar, sukses serta mendapat sambutan positif dari para petani.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, panen tersebut memberikan dampak motivasi bagi para petani dalam mengelola lahan.

“Dengan adanya panen jagung ini, para petani dapat melihat langsung hasil nyata dari kerja keras dan inovasi yang dilakukan. Hal ini tentu menjadi dorongan semangat bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas serta mengelola lahan dengan lebih optimal,” ujar Dandim.

Kegiatan panen jagung hibrida Raja Tujuh ini menjadi momentum positif dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, pihak swasta, serta para petani diharapkan dapat terus terjalin secara berkesinambungan demi terwujudnya kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klaten.

Pos terkait