MES DIY Sukses Gelar Financial Planning Series 1, (Saatnya) Mengatur Dompet Sendiri…

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY sukses menyelenggarakan acara Financial Planning Series 1: Mengatur Dompet Sendiri di Bank Syariah Barokah Dana Sejahtera (BDS) Yogyakarta pada Sabtu (8/2/2025).

WartaKita.org – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY sukses menyelenggarakan acara Financial Planning Series 1: Mengatur Dompet Sendiri di Bank Syariah Barokah Dana Sejahtera (BDS) Yogyakarta pada Sabtu (8/2/2025).

Acara ini menjadi langkah nyata dalam memberikan edukasi finansial berbasis syariah kepada masyarakat dengan menghadirkan narasumber unggulan dan diskusi yang interaktif.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dibuka dengan laporan dari Ketua Departemen Industri Keuangan Non Bank (IKNB) MES DIY Bambang Edi Asmoro serta sambutan dari Sekretaris Umum MES DIY Dandan Hermawan. Mereka menekankan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai pilar utama dalam membangun kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Dipandu oleh MC Muhammad Fauzi Abdullah, acara ini semakin dinamis dengan kehadiran Meilando Pringgadani sebagai moderator yang mengarahkan diskusi secara interaktif dan engaging.

Narasumber utama, Unggul Suprayitno (Senior Financial Management Specialist The World Bank 1997–2023) membawakan materi mengenai perencanaan keuangan cerdas berbasis syariah.

Dalam paparannya, Unggul Suprayitno menyoroti tiga aspek utama yang harus dipahami dalam mengelola keuangan dan juga dibantu dengan META AI, yaitu menyusun rencana keuangan jangka pendek, menengah, dan panjang, memilah antara kebutuhan dan keinginan agar keuangan tetap sehat, serta menabung dan berinvestasi sesuai prinsip syariah serta memahami batasan dalam berutang.

Menurutnya, perencanaan keuangan yang cerdas merupakan suatu alternatif dan kunci untuk mengimbangi fenomena permasalahan ekonomian di Indonesia. Pada tahun 2025 ini, fenomena perceraian dan tindak kriminal menjadi sesuatu yang memprihatinkan dimana hal tersebut merupakan dampak dari maraknya PHK (pemutusan hubungan kerja) di Indonesia.

“Oleh karena itu, kita dituntut untuk bisa mengelola keuangan yang baik. Kemampuan mengelola keuangan yang cerdas bisa membantu kesejahteraan masyarakat, dan 70 persen kesejahteraan masyarakat akan naik. Orang yang memiliki perencanaan keuangan yang baik, 60 persen memiliki aset yang lebih baik,” katanya.

Para peserta yang hadir menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Banyak pertanyaan dan diskusi mendalam yang muncul seputar strategi mengelola keuangan dengan prinsip syariah mengemuka di acara ini. Termasuk cara menghindari jebakan konsumtif dan bagaimana mempersiapkan investasi halal yang menguntungkan.

Terselenggaranya acara ini tidak lepas dari dukungan penuh Bank Syariah BDS sebagai sponsor utama, bersama BMT Artha Amanah dan Takaful Yogyakarta. Dukungan dari berbagai lembaga keuangan syariah ini menegaskan komitmen mereka dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan berbasis syariah di DIY.

Acara ini menjadi langkah awal dari rangkaian edukasi keuangan syariah yang akan terus dihadirkan oleh MES DIY. Dengan harapan, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, aman, dan berkah.

Pos terkait