Meriahkan Hari Jadi Ke 218 Klaten, 500 Penari Ikuti Tari Gedrug Kolosal Di Jatinom

Muspika Jatinom berfoto bersama penari Gedrug di Lapangan Desa Krajan, Rabu (20/7/2022) pagi.

WartaKita.org – Ratusan orang mengikuti Tari Gedruk Kolosal yang diadakan di Lapangan Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Rabu (20/7/2022) pagi.

Tari Gedruk Kolosal ini digelar untuk merayakan Hari Jadi ke 218 Klaten Kabupaten Klaten dan memperingati HUT ke 77 RI.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Tari Gedruk Kolosal, Surono menjelaskan, pentas kesenian tradisional ini dibagi dalam empat penampilan. Pertama, ada 400 penari gedrug yang tampil. Mereka terdiri dari penari “sungguhan” dan perwakilan dari Muspika, Pemerintah Desa dan Kelurahan, instansi, sekolah, dan sebagainya. Kedua, penampilan 20 penari gedrug. Ketiga, penampilan 20 penari topeng. Dan keempat, penampilan 20 penari jaranan.

“Kegiatan itu diikuti seluruh unsur yang ada di kecamatan mulai dari unsur pemerintahan, kepala sekolah, Pemerintah Desa dan Kelurahan, Polsek, Koramil, hingga Puskesmas. Tari Gedruk Kolosal ini untuk merayakan Hari Jadi ke 218 Klaten Kabupaten Klaten dan memperingati HUT ke 77 RI,” katanya.

Penampilan Tari Gedruk Kolosal di Lapangan Desa Krajan, Rabu (20/7/2022) pagi.

Surono menyampaikan, selain untuk merayakan Hari Jadi Klaten, Tari Gedruk Kolosal ini juga sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kesenian tradisional asli Indonesia.

“Kami berharap, seni dan budaya seperti jathilan dan Tari Gedrug ini terus berkembang dan lestari,” ujarnya.

Sementara itu Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu menyampaikan, Tari Gedruk Kolosal ini melibatkan sekitar 500 orang.

“Kegiatan ini diikuti semua unsur yang ada di Jatinom mulai dari Muspika hingga dinas instansi terkait. Kegiatan digelar sekaligus untuk nguri-uri kebudayaan. Karena di Kecamatan Jatinom ini potensi kelompok kesenian tradisional (Tari Gedrug) banyak dan di setiap desa ada,” ucapnya.

Pos terkait