WartaKita.org – Berbagai upaya bisa dilakukan untuk ikut memeriahkan gelaran Asian Games ke-18 yang akan berlangsung di Indonesia pada 18 Agustus sampai 2 September 2018 mendatang. Seperti yang dilakukan SMP Negeri 2 Klaten (Espero) pada Selasa (24/7/2018) pagi.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 67 SMP Negeri 2 Klaten, Hari Jadi ke 214 Kabupaten Klaten, dan HUT ke 73 Republik Indonesia, serta untuk memeriahkan Asian Games ke 18, keluarga besar Espero mengadakan olahraga bersama yakni sepeda santai ke Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.
Kepala SMP Negeri 2 Klaten Woro Subaningsih melalui Wakasek Bidang Kesiswaan Titik Maryani menyampaikan, sepeda santai ini bertujuan untuk mengenalkan wisata lokal yang ada di wilayah Kabupaten Klaten.
“Kita imbau kepada anak-anak untuk mengunggah event sepeda santai ini ke website atau YouTube. Agar wisata lokal di Klaten semakin menarik di luar sana. Sebab, ketertarikan para wisatawan itu salah satunya karena warga sekitar mengorbitkan potensi wisata lokal tersebut di media massa atau media sosial,” katanya.
Titik Maryani menambahkan, kegiatan sepeda santai ini juga untuk menanamkan cinta lingkungan kepada anak-anak.
“Kita ingin, anak-anak mampu menjaga lingkungan yang ada sehingga menjadi lestari. Karena banyak lingkungan yang (sudah) rusak. Maka, kita adakan sepeda santai ini. Karena tema HUT ke 67 SMPN 2 Klaten ini yaitu Mendidik manusia menjadi cerdas yang berkarater dan berbudaya,” jelasnya.
Titik mengatakan, sepeda santai ini diikuti oleh sekitar 950 orang, terdiri dari siswa, guru, dan karyawan. Sedang jarak yang ditempuh sekitar 17 Km pulang pergi. Adapun rutenya dari SMPN 2 Klaten, melalui barat Stadion Trikoyo, menyeberang Jalan Pemuda, kantor BRI Klaten, Polsek Kota, bangjo Klasis, Buntalan, perempatan Jimbung, lalu ke Rawa Jombor.
“Sampai di Rawa Jombor, kita beristirahat sejenak. Kemudian, silahkan ber-selfia ria di sana untuk mengenal lingkungan. Yang mau naik ke turis (Bukit Sidogura) ya silahkan. Setelah sekitar 2 jam di sana, baru kita kembali ke sekolah,” paparnya.
Dalam sepeda santai ini, panitia menyediakan hadiah bagi siswa maupun guru. Karena ada perlombaan baik secara individu maupun kelompok (per kelas). Seperti kekompakan, sepeda terbaik, fotogenic di lokasi, dan sebagainya.
“Semuanya ikut bersepeda. Bagi anak yang karena rumahnya jauh dan tidak memungkinkan naik sepeda, bisa berboncengan dengan temannya. Sepedanya juga harus dihias biar meriah dan wah. Dengan sepeda santai ini diharapkan anak-anak cinta dengan lingkungan dan cinta olahraga sepeda. Sehingga tidak setiap hari diantar orangtuanya,” harap Titik.









