Menjalin Silaturahim, 9 Komunitas Sepeda di Wedi Gowes Bareng Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Peserta antusias mengikuti Gowes Bareng, Rabu (3/10/2018) pagi.

WartaKita.org – Sekitar 200 orang dari 9 Komunitas Sepeda di Kecamatan Wedi mengadakan Gowes Bareng (sepeda bersama) dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Rabu (3/102018) pagi.

Gowes Bareng ini diawali (start) dari halaman Masjid Jami Wedi, mengelilingi wilayah Kecamatan Wedi, dan diakhiri (finish) di Monumen Ganesha Desa Sukorejo. Kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ratna Bantala Klaten.

Bacaan Lainnya

Adapun rute yang dilalui yakni dari Masjid Jami Wedi ke barat, Dukuh Kalitengah ke selatan – Gantiwarno ke timur – perempatan Gunungan ke selatan – Mawen – Gunung Tumpang ke timur – Kaligayam ke utara – Pacing ke barat – Brangkal ke utara – Sembung – Sukorejo – dan finish di Monumen Ganesha Sukorejo.

Sembilan komunitas sepeda yang mengikuti Gowes Bareng ini yaitu Ngudi Waras, Restu (Rebo Setu), Sepeda Bronjong (Paroki Wedi), EMC (Wetan Pasar Wedi), BBC (Beku Bike Community), Bargowo, Godril Segara, dan Komunitas Sepeda Pesu.

Ketua panitia Gowes Bareng, Y Sugitno mengatakan, Gowes Bareng ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila (1 Oktober) dan dikaitkan dengan HUT TNI (5 Oktober). Sepeda bersama ini dimaksudkan untuk memberikan contoh semangat kepada generasi muda agar tetap teguh untuk mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ingin membangkitkan semangat nasionalisme (kepada masyarakat), bahwa Pancasila sudah menjadi kesepakatan bangsa Indonesia. Pancasila merupakan dasar negara, falsafah negara, dan alat pemersatu bangsa demi tegaknya NKRI. Karena itu, dalam Gowes Bareng ini, kita memakai seragam masing-masing. Meskipun kita berbeda, tetapi kita ini satu bangsa Indonesia,” katanya.

Sepeda Bronjong Paroki Wedi ikut memeriahkan Gowes Bareng.

Sedang Pengurus Komunitas Sepeda Restu, H Kasidi menyambut baik diadakannya Gowes Bareng ini.

“Ini adalah upaya yang baik untuk menjalin silaturahim antara umat Muslim dengan umat beragama lainnya. Ini menjadi awal yang baik untuk kegiatan bersama selanjutnya,” ujar Takmir Masjid Jami Wedi ini.

Sementara itu, Pendamping Sepeda Bronjong Paroki Wedi, Rama EM Supranowo Pr menyatakan, Gowes Bareng ini merupakan kegiatan yang positif.

Gowes Bareng ini adalah kegiatan lintas iman, lintas agama yang pertama kali diadakan. Ini kegiatan yang positif. Kegiatan ini untuk menghormati para pahawan dan juga untuk menjalin silaturahim dengan saudara-saudari kita yang berbeda agama dan keyakinan. Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat dikembangkan ke kegiatan-kegiatan lainnya,” ucap Pastor Paroki Santa Maria Bunda Kritus Wedi ini.

Peserta nampak antusias dan bergembira mengikuti Gowes Bareng ini. Jarak yang lumayan jauh dan sengatan sinar matahari pagi tak mengurangi semangat mereka untuk terus mengayuh pedal sepedanya hingga Monumen Ganesha Sukorejo.

Untuk memeriahkan suasana, panitia menyediakan berbagai hadiah doorprize untuk peserta. Sambil menunggu pembagian hadiah doorprize, peserta beramah tamah dengan anggota dari komunitas sepeda lainnya.

Pos terkait