Meniru Klaten, PKUB Jadi Roll Model Untuk Mewujudkan Kerukunan Di Masyarakat

Kegiatan pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa di aula kantor Kecamatan Kemalang, Selasa (19/9/2023).

WartaKita.org – Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Desa dan Kelurahan yang anggotanya terdiri dari para tokoh lintas agama di tingkat desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Klaten telah menjadi role model (panutan) untuk studi tiru dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) berbagai daerah di Indonesia dalam mewujudkan kerukunan di masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi dalam kegiatan pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa di aula kantor Kecamatan Kemalang, Selasa (19/9/2023).

Bacaan Lainnya

“PKUB Kecamatan serta PKUB Desa dan Kelurahan saat ini telah menginspirasi daerah lain  dalam merawat kerukunan di masyarakat, sekaligus menjadi contoh dan panutan  betapa pentingnya mewujudkan, menjaga, dan merawat kerukunan itu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Syamsuddin Asyrofi menyatakan, PKUB menjadi forum yang langsung menjangkau masyarakat dan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan, menjaga dan merawat kerukunan umat beragama.

“Oleh karena itu, keberadaan PKUB ini menunjukkan bahwa Kabupaten Klaten bukan hanya indah secara fisik, namun juga hubungan antarumat beragama telah berjalan secara harmonis,” ujarnya.

Karena itu, Syamsuddin mendorong daerah lain untuk mengikuti Klaten dengan membentuk PKUB di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan karena keberadaan paguyuban  itu menjadi penting di tengah keragaman masyarakat saat ini. Hal itu sekaligus menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam menjaga dan merawat  kerukunan di masyarakat.

“Ada 4.544 orang sebagai pengurus  PKUB di 401 Desa dan Kelurahan  yang saat ini telah dikukuhkan Bupati Klaten. Mereka itu sebagai pelopor dan pionir pertama di Indonesia untuk merawat kerukunan. Saya berharap, dengan  pembentukan PKUB Kecamatan serta Desa dan Kelurahan di Klaten ini ke depan dapat diikuti oleh seluruh Kabupaten atau Kota yang lain  di Indonesia,” terangnya.

Sedang Camat Kemalang Joko Krismanto mengatakan, untuk penguatan PKUB Desa di Kecamatan Kemalang, sangat diperlukan adanya pembinaan dan pendampingan kepada PKUB Kecamatan dan  Desa ini.

“PKUB Desa merupakan wadah berhimpunnya para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat yang ada di setiap Desa di Kecamatan Kemalang. PKUB menjadi sarana yang efektif  untuk merawat kerukunan,” tandasnya.

Joko Krismanto mengemukakan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa menjadi penggerak bagi masyarakat dalam merawat kerukunan. Itulah sebabnya PKUB Desa juga menjadi  penggerak dan pemrakarsa dalam merawat kerukunan di masyarakat.

“Kecamatan Kemalang sebagai daerah  pertanian dan penambangan galian golongan C ini  memiliki keberagaman di  masyarakat, sehingga upaya merawat kerukunan terus dilakukan melalui tokoh lintas agama.  Itulah sebabnya, semua pihak didorong untuk menggerakkan masyarakat mewujudkan masyarakat sadar kerukunan. Sudah barang tentu hal ini membutuhkan kondisi masyarakat yang kondusif dan rukun,” ungapnya.

Camat Kemalang menyambut baik dan merasa senang dengan kehadiran pengurus FKUB Kabupaten  Klaten dalam agenda pembinaan dan forum dialog dengan  PKUB Kecamatan dan PKUB Desa di Kecamatan Kemalang pada Selasa (19/9/2023) ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus FKUB Kabupaten Klaten yang telah hadir memberikan pembinaan untuk menindaklanjuti pengukuhan PKUB Desa dan Kelurahan pada tanggal 16 Nopember 2022 yang lalu dengan turun langsung ke PKUB Kecamatan dan Desa. Ini untuk  pembinaan dan pendampingan lebih lanjut di kecamatan dan desa untuk merawat kerukunan di masyarakat,” ucapnya.

Pos terkait