Mengisi BKGN, PDGI Klaten Adakan Baksos Di 2 Sekolah, Libatkan 100 Dokter Gigi

Anggota PDGI Cabang Klaten berfoto bersama guru dan murid SD Lazuardi Al-Falah Klaten di sela acara baksos di sekolah setempat pada Rabu (11/12/2024).

WartaKita.org – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Klaten mengadakan bakti sosial (baksos) dalam rangka Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) tahun 2024 di SD dan SSB Lazuardi Al-Falah Klaten pada Rabu (11/12/2024).

Sebelumnya, PDGI Klaten juga mengadakan baksos di SLB Shanti Yoga Klaten pada Rabu(4/12/2024).

Bacaan Lainnya

Ketua PDGI Cabang Klaten Drg Siti Rachmawati Kurnianingsih menyampaikan, bakti sosial ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan pada setiap Bulan Kesehatan Gigi Nasional.

“Tahun ini, kita mengadakan baksos di dua sekolah, yaitu di SLB Shanti Yoga Klaten pada tanggal 4 Desember 2024, dan untuk SD dan SSB Lazuardi ini pada hari ini yaitu tanggal 11 Desember 2024. Anggota PDGI Cabang Klaten yang kami libatkan ada 100 dokter gigi. Untuk hari ini ada 45 dokter gigi yang terlibat, dan saat di SLB Shanti Yoga, ada 55 dokter gigi yang kami libatkan,” katanya.

Drg Siti Rachmawati Kurnianingsih menjelaskan, selain baksos berupa school health program yang diadakan pada hari ini, PDGI Klaten juga akan mengadakan teledentistry yang akan diselenggarakan pada bulan Januari dan Februari mendatang.

“Nantinya di program itu akan ada pengobatan secara telemachine. Jadi bisa lewat online.  Kita akan buka pelayanan konsultasi, interaksi antara dokter gigi dengan pasien yang ingin berkonsultasi,” ujarnya.

Siti menyatakan, untuk anak-anak, kasus terbanyak yang ditemui adalah karies gigi khususnya gigis.

“Sehingga pada baksos kali ini kita lebih menekankan pada upaya promotif preventif dan edukasi. Kita memberikan TOT (training of trainer) pada guru sekolah tersebut, supaya mengenalkan lebih dini dan memberikan pemahaman lebih dini tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut. Bagaimana cara merawat, dan bagaimana cara mencegah, khususnya penyakit pada gigi dan mulut. Sehingga pada nantinya akan tercapai derajat kesehatan secara umum sesuai dengan target yang ditetapkan oleh pemerintah,” terangnya.

Sedang Kepala SD Lazuardi Al-Falah Klaten Ika Siti Nurjanah menyambut baik baksos PDGI Klaten yang diadakan di sekolahnya.

Alhamdulillah, dengan adanya baksos dalam rangka BKGN ini, anak-anak sangat antusias. Karena yang pertama, terjalin kolaborasi dengan PDGI. Selain itu, juga menyadarkan anak akan penting menyikat gigi, kebersihan gigi dan mulut. Karena setahu kita, selama ini, menyikat gigi itu ketika mandi. Ternyata setelah diberikan penyuluhan kita menjadi tahu, bahwasannya sikat gigi yang benar itu setelah makan pagi atau sarapan, dan sebelum tidur. Selain itu, anak-anak juga jadi tahu pola atau teknik menyikat gigi yang baik (dan benar) itu,” ungkapnya.

Mewakili SD Lazuardi Al-Falah Klaten, dirinya mengucapkan terima kasih kepada PDGI Klaten yang telah mengadakan baksos berupa school health program ini.

Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih. Khususnya kepada pihak PDGI Klaten yang telah bekerjasama dengan Lazuzardi Al-Falah. Semoga ini bermanfaat, untuk menambah wawasan anak-anak kami, akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut,” paparnya.

Ika Siti Nurjanah menambahkan, jumlah murid di SD Lazuardi Al-Falah Klaten ini anak 85 anak. Jumlah itu terdiri dari 73 anak (yang) reguler, dan 12 anak berkebutuhan khusus (ABK). Karena sekolah kami ini sekolah inklusi. Jadi setiap kelas ada dua anak yang ABK,” jelasnya.

Sementara itu Plt Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, dr Ahyar Arifin mendukung kegiatan baksos yang dilakukan PDGI Klaten di SD Lazuardi Al-Falah Klaten ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan organisasi profesi dalam hal ini PDGI Cabang Klaten ini. Dan kami sangat berharap, kegiatan ini bisa berkesinambungan, berkelanjutan di kemudian hari. Tidak hanya untuk kegiatan bakti sosial di satu tempat, namun mungkin dengan sasaran-sasaran yang lain. Seperti kelompok lansia, kelompok anak-anak, kelompok remaja, maupun dari kelompok usia produktif,” harapnya.

Pos terkait