Lulus 100 Persen, Siswa SMP Pangudi Luhur Wedi Siap “Cetak Sejarah Baru Mulai Dengan Satu Langkah Maju”

Anak-anak Kelas 9 SMP Pangudi Luhur Wedi berfoto bersama di akhir acara pelepasan yang diadakan di Balai Mandala Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi pada Senin (10/6/2024) siang.

WartaKita.org – SMP Pangudi Luhur (PL) Wedi, Kabupaten Klaten menggelar acara Pelepasan Peserta Didik Kelas 9 Tahun Pelajaran 2023/2024 di Balai Mandala Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus (SPM BK) Wedi pada Senin (10/6/2024) siang.

Acara pelepasan ini mengusung tema “Cetak sejarah baru mulai dengan satu langkah maju”.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan ini sebanyak 84 siswa-siswi Kelas 9 dinyatakan lulus 100 persen.

Ketua Panitia Pelepasan, Imanuel Aji Indaryanto dalam sambutan mengucap syukur dan berterima kasih kepada para guru dan karyawan SMP Pangudi Luhur Wedi yang telah berkenan mendidik dan mendampingi anak-anak selama tiga tahun terakhir ini.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta karyawan SMP Pangudi Luhur Wedi yang telah berkenan menjadi pendamping dan mentor bagi anak-anak kami. Terima kasih karena panjenengan telah rmemberikan pendidikan, pengetahuan, wawasan, dan karakter kepada anak-anak kami ini,” katanya.

Aji menyampaikan, acara pelepasan siswa-siswi Kelas 9 ini mengusung tema “Cetak sejarah baru mulai dengan satu langkah maju”.

“Mengutip ajaran dari Filsuf Tiongkok, Lao Tzu bahwa “Perjalanan seribu mil selalu dimulai dengan langkah pertama”. Dan saat ini, anak-anak akan memulai langkahnya lagi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk itu, teruslah bersemangat untuk melanglah. Jangan hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Libatkan Tuhan dalam segala hal,” pesannya.

Sebagian anak Kelas 9 SMP Pangudi Luhur Wedi berfoto bersama Kepala Sekolah, guru dan karyawan pada acara pelepasan yang diadakan di Balai Mandala Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi pada Senin (10/6/2024) siang.

Sedang Kepala SMP Pangudi Luhur Wedi Bruder Adrianus Sulistya Kristi Pranowo, FIC menyatakan, setelah pengumuman kelulusan ini, anak-anak Kelas 9 akan mengawali langkah baru dalam memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Karena itu saya berpesan kepada anak-anak Kelas 9 untuk jangan berhenti melangkah. Kalian harus melangkah maju. Dan bapak ibu guru di sini akan terus mendukungmu,” ujar Bruder.

Pada kesempatan itu Bruder Adrianus juga mengucapkan terima kasih kepada para orangtua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMP Pangudi Luhur Wedi ini.

Bruder juga mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan selama tiga tahun mendampingi anak-anak tersebut.

“Pada tanggal 13 Juli 2021, kami menerima sebanyak 85 anak. Dan sekarang, tanggal 10 Juni 2024, kami akan melepas 84 anak. Karena ada satu anak yang telah dipanggil Tuhan. Maka kami serahkan kembali anak-anak ini kepada bapak, ibu. Semoga bapak, ibu berkenan untuk menerimanya kembali,” ucap Bruder.

Kepala SMP Pangudi Luhur Wedi Bruder Adrianus Sulistya Kristi Pranowo, FIC berfoto bersama anak-anak yang memperoleh prestasi akademik.

Sementara itu Pastor Kepala Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi Rama Basilius Edy Wiyanto, Pr mengatakan, biasanya, salah satu tanda dari kelulusan adalah ijazah. Tetapi hal itu dirasa belum cukup. Anak-anak perlu memiliki “tanda yang lain”, yaitu perubahan dalam dirinya.

“Sesuai dengan motto SMP Pangudi Luhur Wedi yaitu Cerdas, Berkepribadian, dan Bersemangat Cinta Kasih, maka dalam diri anak-anak ini juga harus ada penanda baru, harus ada sejarah baru, yaitu perubahan. Bagaimana anak-anak ini bisa melakukan sesuatu yang bisa dilakukan, meski dalam hal yang sederhana,” terang rama.

Rama Edy menambahkan, agar SMP Pangudi Luhur Wedi ini bisa terus eksis dan berkembang, maka sekolah perlu nguripi urip. Sekolah perlu memfasilitasi anak didik dalam mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya.

“Sekarang ini, nilai itu tidak cukup. Tetapi yang lebih “laku” adalah ketrampilan dalam berkomunikasi. Maka baik kalau dibuat semacam kelas eksperimen. Ini menjadi cara dan semangat untuk mengembangkan diri. Karena yang namanya lembaga (termasuk sekolah) harus terus berubah, dan terus berbenah,” ungkap rama.

Penampilan musik biola memeriahkan acara pelepasan anak Kelas 9 SMP Pangudi Luhur Wedi yang diadakan di Balai Mandala Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Wedi pada Senin (10/6/2024) siang.

Acara pelepasan anak Kelas 9 ini berlangsung meriah dan khitmad.

Sekolah melalui guru wali kelas memberikan pengumuman kelulusan kepada masing-masing anak. Setelah itu, satu per satu anak maju kedepan untuk menerima pengalungan samir dari Bruder Adrianus dan nilai kelulusan dari wali kelas.

Kemudian, anak-anak diberi kesempatan untuk melakukan photo booth dengan orangtuanya. Selanjutnya, anak-anak berfoto bersama Bruder Kepala Sekolah dan guru wali kelas. Dan di akhir acara, anak-anak Kelas 9 melakukan foto bersama.

Sejumlah penampilan seni mengisi dan memeriahkan acara perpisahan anak Kelas 9 ini. Ada tarian, seni vokal, musik biola, musik orgen, dan sebagainya.

Pos terkait