Lebarkan Sayap Pemasaran, LYF Ofiicial Resmi Buka Butik Dan Kantor Di Muntilan, Magelang

Arya Septiadi Bayu Agung dan Luthfi Mala’il Khusna memotong pita pada acara pembukaan butik dan kantor baru di Jalan KH Dalhar 1 Muntilan, Sabtu (4/12/2021).

WartaKita.org – Pasangan suami istri, Arya Septiadi Bayu Agung dan Luthfi Mala’il Khusna resmi membuka butik dan kantor baru di Jalan KH Dalhar 1 Dukuh Santren 3 RT 002 RW 009, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (4/12/2021).

Butik bernama LYF itu menyuguhkan beragam pakaian dengan kualitas terbaik.

Bacaan Lainnya

Pembukaan butik itu ditandai dengan launching dan pemotongan pita. Pemotongan pita dilakukan langsung oleh Arya dan Mala yang disaksikan tamu undangan mulai dari relasi LYF maupun influencer dari Surabaya maupun Yogyakarta.

Launching butik dan kantor LYF ini berlangsung sangat meriah meski sempat diiringi gerimis.

Butik dengan bangunan megah berlantai empat itu lokasinya cukup mudah dijangkau pelanggan. Sebenarnya, butik dan kantor itu sudah berdiri sejak setahun terakhir ini, namun baru di-launching pada 4 Desember 2021.

CEO PT Aryakamala Indonesia Group, Arya Septiadi Bayu Agung mengatakan, butik dan kantor LYF diresmikan untuk melebarkan sayap pemasaran dari produksi pakaian LYF Official. Sebelum memiliki butik, pemasaran pakaian produk LYF Official hanya mengandalkan platform digital.

“Butik ini untuk pemasaran dan kantor kami. Sedangkan untuk produksi pakaiannnya ada di Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten,” katanya.

Arya Septiadi Bayu Agung dan Luthfi Mala’il Khusna berfoto bersama sejumlah koleksi baju karyanya.

Arya Septiadi Bayu Agung menyampaikan, beragam jenis pakaian yang diproduksi antara lain gamis syar’i, gaun, dress, kemeja, pakaian anak, dan jilbab.

Arya memastikan, produk yang dihasilkan LYF Official memiliki kualitas terbaik. Kelebihan lain yang berbeda dengan usaha fashion lainnya adalah produk yang dibeli oleh pelanggan dipastikan bergaransi.

“Yang membedakan adalah kita kasih garansi. Misal pakaian sudah jadi dan dikirim ke customer, tapi ukurannya tidak sesuai atau ada yang cacat, saya pastikan bisa dikembalikan dan uangnya 100 persen kembali. Selain itu, pelayanan CS insya Allah oke. Kita sistemnya pre order (PO),” tandasnya.

Arya menjelaskan, dengan adanya butik ini diharapkan makin dekat dengan pelanggan. Sebab keberadaan butik ini juga tak lepas dari masukan pelanggan yang menginginkan adanya toko offline dari LYF Official. Di sisi lain, dirinya juga menargetkan karyawan dan omzet bisa semakin bertambah.

Selama ini, dalam satu minggu, jumlah pesenan sekitar 1.300- 1.500 pakaian. Sebagian besar produksinya adalah pakaian perempuan mulai dari gamis, gaun, dan dress. Selain pakaian perempuan, ada juga kemeja pria dengan rata- rata pesanan sekitar 100-200 pakaian per minggu.

“Selain menjual pakaian, kita juga berencana menyewakan pakaian untuk acara pernikahan, wisuda dan lainnya,” jelas Arya.

Pos terkait