Lakukan Studi Komparasi, Warga Tanah Bumbu Belajar Mengelola BUMDes Di Jabung, Gantiwarno

Rombongan warga dari Kabupaten Tanah Bumbu berfoto bersama Kepala Desa dan pengelola BUMDes Jabung Makmur di akhir kegiatan studi komparasi di Desa Jabung, Rabu (23/11/2022).

WartaKita.org – Sebanyak 35 warga dari Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi di Desa Jabung, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Rabu (23/11/2022)

Kegiatan studi komparasi yang mengusung tema “Back to nature profit BUMDes” ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah Bumbu.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa (Kades) Jabung Pramono Hadi dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada rombongan dari Kabupaten Tanah Bumbu yang telah memilih desanya untuk ajang studi komparasi.

“Ini suatu kehormatan bagi kami dan suatu bentuk pengakuan, bahwa apa yang kita lakukan selama ini adalah sudah sesuai dengan track-nya, yaitu membangun Jabung ke arah kemandirian,” katanya.

Pramono Hadi mengemukakan, BUMDes Jabung Makmur memiliki unit usaha pertanian terpadu. Didalamnya ada budidaya pertanian, peternakan, dan pengolahan sampah atau rumah kompos, yang masing-masing unit saling terkait dan bersinergi.

“Tanah kas desa (Jabung) yang diserahkan ke  BUMDes ada 14 hektar. Dari jumlah itu, 10 hektar digunakan untuk tanaman jagung, 2 hektar untuk budidaya hortikultura, 1,8 untuk budidaya rumput pakchong, dan peternakan di sekitar budidaya hortikultura. Komoditi utamanya adalah tanaman cabe. Cabe ini ditanam dengan sistem tumpang sari diantara tanaman kacang, sawi, dan tanaman berumur pendek lainnya,” paparnya.

Sedang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir menjelaskan, studi komparasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes dan sinergitas dengan program pemulihan ekonomi serta ketahanan pangan. Studi komparasi ini diikuti unsur dari Dinas PMD, kepala desa, dan pengelola BUMDes.

“Kami mengucapkan terima kasih dan bersyukur boleh melakukan studi komparasi di Desa Jabung ini. Semoga kami mendapatkan banyak ilmu. Karena Kabupaten Tanah Bumbu itu memiliki banyak potensi. Seperti kebun karet, sawit, padi, ikan laut, batu bara, dan sebagainya, serta wilayahnya luas,” ujarnya.

Suasana kegiatan studi komparasi dari Kabupaten Tanah Bumbu di Desa Jabung, Rabu (23/11/2022).

Samsir berharap, dengan studi komparasi di Desa Jabung ini, pihaknya bisa mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Bumbu dan BUMDes-nya bisa maju. Sehingga dapat mendongkrak pendapatan asli desa dan masyarakatnya semakin sejahtera.

“Kita menyadari bahwa dana desa dari Pemerintah Pusat itu tidak akan selamanya ada. Maka, kita ingin belajar di BUMDes Jabung Makmur ini. Melalui silaturahmi ini, semoga kita mendapatkan banyak inovasi untuk desa-desa di Kabupaten Tanah Bumbu. Sehingga kita bisa memajukan dan memandirikan desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Klaten, Eko Prasetyo menyambut kegiatan baik studi komparasi ini.

“Kami (Klaten) merasa terhornat. Karena warga dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan berkenan hadir untuk belajar bersama masyarakat Desa Jabung. Semoga kunjungan ini bukan yang pertama dan yang terakhir. Dari studi komparasi yang dilakukan di sini semoga membawa hal-hal yang baik, yang bisa diterapkan di daerah Tanah Bumbu,” tandasnya.

Eko Prasetyo menambahkan, Pemerintah Desa perlu berpikir cerdas dalam menentukan bentuk dan unit usaha BUMDes.

“Bentuk dan unit usaha BUMDes harus mempertimbangkan potensi yang ada, sumber daya manusia (SDM) yang tersedia, serta goodwill dari Pemdes. Sebab muara dari pembentukan BUMDes adalah untuk meningkatkan pendapatan asli desa,” ungkapnya.

Studi komparasi ini menampilkan dua narasumber, yaitu Kades Jabung Pramono Hadi dan Direktur BUMDes Jabung Makmur Robertus Hendri Aryo Nugroho.

Pos terkait