WartaKita.org – Kabar gembira bagi para pelajar di Kabupaten Klaten.
Sekitar 1.000 pelajar SMA dan SMK baik negeri maupun swasta di Kabupaten Klaten menerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sosialisasi dan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar ini dilakukan di dua sekolah, yaitu SMK Negeri 2 Klaten dan SMA Negeri 1 Karangdowo pada Jumat (2/9/2022).
Untuk pelajar SMA dan SMK di Rayon (Dapil) Kota dilakukan di SMK Negeri 2 Klaten. Sedang untuk pelajar SMA dan SMK di Rayon (Dapil) Pedan diadakan di SMA Negeri 1 Karangdowo.
Hadir dalam sosialisasi dan penyerahan beasiswa PIP di SMK Negeri 2 Klaten ini diantaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan Kadarwati, Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Anggota DPRD Kabupaten Klaten yang juga Sekretaris DPC PDIP Klaten, Agus Riyanto dan Widodo Gendut, Kepala SMK Negeri 2 Klaten Muhammad Woro Nugroho dan sejumlah Kepala Sekolah, para siswa dan orangtua, serta undangan lainnya.cc
Kepala SMK Negeri 2 Klaten Muhammad Woro Nugroho dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati, dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten yang telah membantu, sehingga para pelajar ini mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar.
Penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar di SMK Negeri 2 Klaten kali ini dibagi dalam dua sesi. Di sesi pertama, ada sekitar 260 pelajar SMA dan SMK dari beberapa sekolah, baik negeri maupun swasta yang menerima beasiswa PIP. Sedang pada sesi kedua, ada sekitar 130 pelajar yang menerima beasiswa PIP ini.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah yang telah memberikan beasiswa PIP kepada para pelajar ini. Semoga beasiswa PIP ini dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk membantu pendidikan anak-anak,” katanya.
Sedang Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan Kadarwati menyampaikan, penyerahan beasiswa PIP ini merupakan estafet gotong royong untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Maksudnya, sejumlah pihak ikut bergotong-royong, sambung menyambung dalam memperjuangkan beasiswa PIP ini. Usulan dari warga yang diketahui oleh Kepala Desa dan disetujui oleh Kepala Sekolah, kemudian diperjuangkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Klaten, dibawa oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan diteruskan ke Ketua DPR RI Puan Maharani, sehingga para pelajar tersebut mendapat beasiswa PIP.
“Ini adalah estafet gotong royong yang dipraktekkan. Ini adalah upaya untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, beasiswa PIP ini diharapkan bisa menunjang kebutuhan pendidikan bagi anak-anak dan dapat bermanfaat bagi mereka. Sehingga jangan sampai ada anak yang tidak bisa sekolah karena masalah biaya. Dengan demikian, angka putus sekolah bisa ditekan,” paparnya.
Kadarwati menyatakan, beasiswa PIP yang diterima oleh pelajar SMA dan SMK ini sebesar Rp1 juta. Karenanya, Kadarwati berpesan agar beasiswa PIP ini digunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan yang ada.
“Saya berpesan, gunakanlah beasiswa PIP ini untuk menunjang belajar. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak perlu. Karena bantuan sebesar itu sangat berarti bagi para pelajar. Apalagi di masa seperti ini,” pesan Kadarwati.
Sementara itu Wanda Hapsari, siswa SMA Negeri 1 Karanganom mengaku senang karena mendapat beasiswa PIP.
“Ya senang banget. Beasiswa PIP ini bisa membantu meringankan biaya pendidikan. Beasiswa PIP ini akan saya gunakan untuk keperluan sekolah,” ucapnya.

Di SMA Negeri 1 Karangdowo
Sosialisasi dan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar untuk pelajar SMA dan SMK di Rayon (Dapil) Pedan diadakan di SMA Negeri 1 Karangdowo.
Hadir dalam sosialisasi dan penyerahan beasiswa PIP di SMA Negeri 1 Karangdowo ini yaitu Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan Kadarwati, Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, sejumlah Kepala Sekolah, para siswa dan orangtua, serta undangan lainnya.
Kepala SMA Negeri 1 Karangdowo, Suliman mengatakan, beasiswa PIP yang diperjuangkan Ketua DPR RI Puan Maharani ini sudah yang kedua kalinya. Dan tahun 2022 ini menjadi “rekor” tersendiri. Karena jumlah pelajar yang menerima beasiswa PIP ini bertambah banyak.
“Saya minta kepada anak-anak untuk menggunakan beasiswa PIP ini sebaik mungkin. Untuk mendukung keperluan pendidikan. Bukan untuk yang lain,” pesannya.









