WartaKita.org – Puskesmas Kecamatan Wedi bersama Muspika, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo, dan para relawan di Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten melakukan aksi kemanusiaan berupa perbaikan rumah dan pengobatan kepada Painem (48), warga OGDJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Dukuh Daratan, Desa Sukorejo, Selasa (16/11/2021).
Ikut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini, sejumlah relawan dari Desa Sukorejo, SerNU, Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, dan Forum Relawan Wedi (Foredi).
Dalam kesempatan ini, Bidan Desa bersama tim memandikan warga ODGJ tersebut. Kemudian, petugas sosial kecamatan bersama tim Puskesmas Wedi berkoordinasi untuk pengobatan warga tersebut ke RSJD Dr Soedjarwadi Klaten.
Ketika Muspika Wedi dan relawan mengecek langsung di tempat, ternyata rumah perempuan kelahiran 20 Juni 1973 ini dirasa kurang sehat. Genting banyak yang bocor dan terdapat banyak tumpukan sampah.
Karena itu, warga sekitar bersama para relawan dan Pemdes setempat kemudian memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan. Mereka berharap, setelah Painem pulang dari RSJD, rumahnya sudah layak untuk ditempati.
Sementara itu, Camat Wedi Rizqan Iryawan mengapresiasi dan menyambut baik gerak cepat dari Muspika, Pemdes Sukorejo, dan para relawan yang telah membantu menangani ODGJ tersebut.
“Tadi ada bantuan dari Pemdes Sukorejo berupa material bangunan yang nantinya akan digunakan untuk memplester lantai rumah dengan semen. Karena sampai saat ini, lantai rumah ODGJ ini masih berupa tanah. Kita juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada orangtua (simbah) yang selama ini merawat ODGJ tersebut,” katanya.

Camat Wedi menambahkan, pihaknya juga telah mengunjungi seorang relawan yang kemarin jatuh saat memperbaiki rumah ODGJ tersebut. Kemarin, relawan yang jatuh ini langsung dibawa ke RSJD Dr Soedjarwadi dan mendapat pertolongan.
“Hari ini, kita sudah mengunjungi ke rumah relawan tersebut, dan memberikan bantuan sembako, untuk keluarga yang bersangkutan. Dan alhamdulillah, relawan (yang jatuh itu) sudah sembuh, sudah sehat seperti biasa, dan tinggal pemulihan,” ujarnya.
Ada yang menarik dalam aksi kemanusiaan ini. Nampak kebersamaan dan semangat gotong royong diantara mereka dalam membantu sesamanya yang sangat membutuhkan pertolongan.









