Kunjungi Rumah Singgah, Komunitas GRMP Klaten Bersinar Bantu Sembako, Sarung Dan Alat  Mandi

Komunitas Guyub Rukun Mbangun Paseduluran (GRMP) Klaten Bersinar saat menyerahkan bantuan sosial ke Rumah Singgah Dissos P3AKB Kabupaten Klaten, Minggu (12/9/2021).

WartaKita.org – Komunitas Guyub Rukun Mbangun Paseduluran (GRMP) Klaten Bersinar mengunjungi Rumah Singgah Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Kabupaten Klaten pada Minggu (12/9/2021).

Kunjungan ini dalam rangka memberikan bantuan sosial berupa paket sembako, barang kebutuhan mandi dan sarung bagi para penghuni Rumah Singgah yang berada di Jalan Raya Jogjakarta Solo Nomor 4 Dukuh Karang Asem, Desa Kraguman, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten itu.

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan sosial dilakukan oleh Ketua GRMP Klaten Bersinar Harjanto dan diterima oleh Pengawas atau Penanggung Jawab Operasional Rumah Singgah Wahyo Adinugroho yang mewakili Kepala Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Klaten.

Ketua GRMP Klaten Bersinar Harjanto dalam kata sambutan mengatakan, pemberian bantuan sosial berupa paket sembako, barang keperluan mandi dan sarung bagi para penghuni Rumah Singgah ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan mereka kepada warga yang hidupnya kurang beruntung dan sekarang ditampung di Rumah Singgah tersebut.

“Bantuan yang kami berikan ini masih belum seberapa nilainya bila dibanding dengan apa yang mereka perlukan,” kata Harjanto.

Sedang Pengawas sekaligus Penanggung Jawab Operasional Rumah Singgah Wahyo Adinugroho mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Komunitas GRMP Klaten Bersinar kepada para penghuni Rumah Singgah.

“Saya sangat senang dan berterima kasih kepada teman-teman dari Komunitas Guyub Rukun Mbangun Paseduluran Klaten Bersinar yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Rumah Singgah dengan membawa bantuan paket sembako dan sarana keperluan mandi serta sarung bagi para penghuni Rumah Singgah,” ujarnya.

Wahyo Adinugroho menjelaskan, Rumah Singgah ini seringkali menerima kiriman Penerima Program Pelayanan Kesejahteraan Sosial (P3KS) dari instansi lain. Seperti orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang diambil dari jalanan. Tentu saja, kondisi fisik, kesehatan dan kejiwaan mereka memerlukan penanganan yang baik.

“Tetapi sayangnya, di sini kita tidak memiliki tenaga medis yang mampu memeriksa kondisi kesehatan para calon penghuni Rumah Singgah ini. Sebenarnya kita sangat membutuhkan kehadiran tenaga medis di sini,” ucapnya.

Komunitas Guyub Rukun Mbangun Paseduluran (GRMP) Klaten Bersinar saat bersilaturahmi dengan Pengawas sekaligus Penanggung Jawab Operasional Rumah Singgah, Minggu (12/9/2021).

Wahyo Adinugroho menambahkan, Rumah Singgah ini juga sering menjemput atau mengantar penghuninya ke lembaga lain seperti panti sosial di Magelang, Solo atau daerah lainnya.

“Untuk antar jemput penghuni dari, atau ke instansi lain di luar kota, kami seringkali harus menyewa kendaraan. Karena sampai hari ini Rumah Singgah tidak memiliki kendaraan operasional. Bahkan untuk mengantar penghuni ke rumah sakit, kami harus minta bantuan mobil ke polisi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Wahyo Adinugroho menambahkan, untuk persoalan komunikasi, para personil Rumah Singgah harus menggunakan perangkat telpon dengan kuota pribadi bila berkomunikasi dengan pihak lain.

“Terus terang, kami membutuhkan jaringan wifi untuk menunjang pekerjaan kami. Di kantor ini belum ada wifi-nya,” akunya.

Sekadar diketahui, Rumah Singgah milik Dinas Sosial P3AKB Kabupaten Klaten ini berdiri sejak tahun 2016, dan menempati bangunan eks Kantor kecamatan Jogonalan.

Dari pengamatan di lokasi, sejak ditempati sebagai kantor Kecamatan Jogonalan sampai sekarang, bangunan ini belum banyak berubah. Terlihat langit-langit bangunan yang berwarna kehitaman tanda bahwa ada kebocoran atap di sana sini.

Saat ini, Rumah Singgah menampung sekitar 5 orang terlantar, tuna wisma maupun orang dengan gangguan jiwa.

Pos terkait