WartaKita.org – Aktifitas belajar mengajar di Kampus ASMI Santa Maria Yogyakarta sejak Senin (31/8/2020) lalu masih berlangsung secara online.
Karena itu, guna mempermudah kegiatan belajar mengajar (KBM), maka para dosen dan mahasiswa menggunakan beberapa aplikasi. Seperti Google Class Room (GCR), WhatsApp (WA), dan Zoom sesuai jadwal mata kuliah yang telah di ambil.
Hanya saja, pembelajaran model online ini dirasakan “merepotkan” para mahasiswa. Seperti kebutuhan pulsa atau paket data, baterey HP, sinyal, dan lainnya.
Seperti yang dialami Mikha, mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta.
“Pulsa paketan saya habis. Makanya, saya telat membalas pertanyaan ibu dosen tadi. Sekarang, saya mau minta pulsa paketan ibu saya,” katanya.
Namun di sisi lain, kuliah online ini memudahkan bagi mahasiswa yang masih libur bersama orang tua di kampung halaman atau di luar Yogyakarta.
Mereka tidak begitu repot. Hanya perlu menyiapkan pulsa paketan dan bateray handphone. Ketika jadwal kuliah tiba, mereka tinggal menghubungkan pulsa internet saja.
Mahasiswa berharap, pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka atau lansung dapat dilakukan.









