Monday, 23 Nov 2020


Rayakan Galungan, Umat Hindu GunungKidul Berkomitmen Patuhi Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid-19

Ketua Parisada Hindu Indonesia (PHDI) Gunungkidul Purwanto di Pura Derpo Kusumo, Dukuh Ngepoh, Kecamatan Saposari.

WartaKita.org – Umat Hindu Kabupaten Gunungkidul merayakan Hari Raya Galungan dengan sembahyang bersama di pura masing-masing dan tetap menaati protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 pada Rabu (16/9/2020).

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Gunungkidul Purwanto menyampaikan, perayaan Galungan diperingati setiap enam bulan sekali oleh umat Hindu.

“Galungan adalah salah satu Hari Raya besar bagi umat Hindu. Untuk merayakan Galungan, umat Hindu Gunungkidul mengadakan upacara persembahyangan di pura masing- masing,” katanya.

Purwanto menjelaskan, Hari Raya Galungan dimaknai sebagai kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan). Galungan jatuh pada Budha Kliwon wuku Dungulan (Rabu Kliwon Dungulan).

“Kita merayakan Galungan dan menghaturkan puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Mahaesa) yang telah menciptakan segala yang ada di dunia ini,” ujarnya.

Purwanto menyatakan, untuk memaknai Galungan di pandemi covid-19 ini, maka umat Hindu Gunungkidul membawa tatanan baru dalam kehidupan saat ini.

“Protokol kesehatan sangat diterapkan secara disiplin agar masyarakat tidak terpapar covid-19,” tandasnya.

Purwanto mengatakan, selama ini, Galungan dimaknai sebagai kemenangan Dharma atas Adharma. Namun saat ini, Galungan juga bisa dimaknai sebagai kemenangan umat Hindu melawan covid-19.

“Dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik, tentu kita bisa menghindari penyakit itu. Berarti kita menang atas covid-19,” tegasnya.

Purwanto menambahkan, umat Hindu Gunungkidul tetap mengembangkan anak muda. Dan juga membangunan tempat suci.

“Mengapa harus selalu ada pembangunan tempat suci? Karena tempat suci (spiritual) itu bisa menjadi tempat wisata. Sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat,” paparnya.( Yuliana, mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta Pogram Studi Public Relations/ls).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *