WartaKita.org – Saat ini, Kabupaten Klaten masih uji coba pelaksanaan new normal, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa.
Agar new normal bisa diterapkan ke seluruh lapisan masyarakat dan sektor kehidupan, maka syaratnya, Klaten harus bisa keluar dari zona merah virus corona dengan menjadi zona kuning maupun zona hijau.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Klaten Sri Mulyani saat memberikan pengarahan pada acara penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Rabu (10/6/2020).
“Agar Klaten bisa keluar dari zona merah virus corona, maka warga Klaten harus disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Semua warga Klaten wajib pakai masker saat berkegiatan di luar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan jika tidak penting, dan membiasakan cuci tangan pakai sabun maupun hand sanitizer,” tandasnya.
Ajakan Bupati Klaten kepada warga untuk menerapkan protokol kesehatan ini disampaikan di tujuh desa yang dikunjungi dalam rangka penyerahan BLT DD.
Ketujuh desa tersebut yakni Desa Karangdukuh, Prawatan, Wonoboyo, Dompyongan, dan Tambakan di Kecamatan Jogonalan, serta dua desa yaitu Desa Bawukan dan Talun di Kecamatan Kemalang.
Sekadar diketahui, BLT DD di Desa Karangdukuh diserahkan kepada 54 Kepala Keluarga (KK), Prawatan 190 KK, Wonoboyo 143 KK, Dompyongan 218 KK, Tambakan 179 KK, Bawukan 57 KK, dan Talun 29 KK.









