WartaKita.org – Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu meresmikan Stasiun Klaten dan Terminal Ir Soekarno Klaten sebagai Stasiun Siaga Candi dan Terminal Siaga Candi, Kamis (25/3/2021).
Acara dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Klaten, Plt Kepala Dinas Perhubungan Klaten, Kepala Stasiun Klaten, Kepala Terminal Ir Soekarno Klaten, Muspika Kecamatan Klaten Tengah, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Sekadar informasi, Stasiun dan Terminal Siaga Candi merupakan program Polda Jawa Tengah untuk mendorong penerapan protokol kesehatan terkait covid-19 pada fasilitas umum.
Atas instruksi Kapolda itu, Polres Klaten kemudian menindaklanjuti dengan membentuk Stasiun Klaten sebagai Stasiun Siaga Candi dan Terminal Ir Soekarno sebagai Terminal Siaga Candi.
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dalam sambutan mengatakan, program Stasiun dan Terminal Siaga Candi ini dijalankan untuk mendukung pemerintah dalam menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berskala Mikro untuk mengendalikan penyebaran covid-19, dimana salah satunya memuat ketentuan tentang pembukaan tempat publik dengan pembatasan tertentu.
“Untuk menunjang keberhasilan PPKM Mikro, Polda Jateng telah memberikan instruksi yang tertuang dalam telegram Kapolda Jateng nomor ST/255/II/Ops.2/2021 tanggal 2 Februari 2021 tentang revitalisasi Stasiun Siaga Candi dan Terminal Siaga Candi. Diharapkan terminal dan stasiun dapat meminimalisir penularan covid-19,” katanya.
Kapolres Klaten mengatakan, peresmian Stasiun Klaten dan Terminal Ir Soekarno sebagai Stasiun dan Terminal Siaga Candi ini karena telah memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan. Antara lain telah mematuhi protokol kesehatan, mempunyai posko kesehatan, mempunyai ruang isolasi, dan memiliki posko keamanan.
“Di stasiun dan terminal ini seluruh penumpang yang masuk maupun keluar Klaten sudah diwajibkan memakai masker, mencuci tangan, dan juga diadakan pengecekan suhu tubuh,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, program ini akan terus dilanjutkan dan diterapkan di semua fasilitas umum di Kabupaten Klaten. Dan tidak menutup kemungkinan, program Siaga Candi ini juga akan diterapkan di lingkungan lain seperti perusahaan dan pasar untuk bisa menekan penyebaran covid-19.
Sementara itu Plt Kadishub Klaten Sudiyarsono mengungkapkan, Terminal Ir Soekarno Klaten selama ini sudah mematuhi protokol kesehatan. Apalagi dengan adanya pendampingan dari Polres Klaten melalui program Terminal Siaga Candi ini. Hal ini semakin menambah komitmen untuk bersama-sama mencegah penularan covid-19 di lingkungan terminal.
“Terminal Ir Soekarno juga sudah siap menghadapi arus mudik tahun 2021 di masa pandemi ini. Beberapa hal yang sudah disiapkan antara lain penyiapan fasilitas protokol kesehatan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ucapnya.









