Kembangkan Destinasi Wisata Yang Berkelanjutan, Kadarwati Adakan FGD Di Tirtomarto, Cawas

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati bersama pengunjung lainnya saat menikmati kereta mini di Obyek Wisata Lokamerta Desa Tirtomarto pada Kamis (18/7/2024) siang.

WartaKita.org – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah senantiasa berkomitmen memajukan dunia pariwisata di Jawa Tengah dengan memberikan dasar hukum yang kuat bagi pembentukan desa wisata.

Pernyataan ini disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati pada acara Focus Group Discussion (FGD) di Obyek Wisata Lokamerta Desa Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten pada Kamis (18/7/2024) siang.

Bacaan Lainnya

FGD yang mengusung tema “Peran msyarakat dalam pembangunan destinasi wisata yang berkelanjutan” ini diikuti Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, Ketua RW, Ketua RT, Karang Taruna, Pokdarwis, dan Pengelola Obyek Wisata Lokamerta.

Kegiatan FGD ini sekaligus sebagai ajang untuk mengenalkan destinasi wisata Lokamerta kepada masyarakat luas.

Kadarwati menyampaikan, Pemprov Jateng telah memiliki Peraturan Daerah (PERDA) Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif Di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam Peraturan Daerah ini mengatur tentang ketentuan umum, pendataan dan sistem informasi ekonomi kreatif, perencanaan ekonomi kreatif, pendampingan ekonomi kreatif, pengembangan ekonomi kreatif, ekosistem ekonomi kreatif, pelaku ekonomi kreatif, hak dan kewajiban pelaku ekonomi kreatif, inkubator ekonomi kreatif, komite ekonomi kreatif, kawasan kreatif, insentif, pendanaan, penghargaan, pengawasan dan pengendalian dan ketentuan lainnya.

Nah, di Desa Tirtmarto ini, saya selaku wakil rakyat di DPRD Jateng, berupaya untuk duduk bersama, berdiskusi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Bagaimana potensi desa Tirtomarto nantinya dapat dikelola dengan baik. Dengan SDM (sumber daya manusia) yang mumpuni. Sehingga desa ini jadi desa wista dengan mengembangkan potensi ekonomi kreatif di dalamnya,” katanya.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan ini menyatakan, terwujudnya desa wisata tidak terlepas dari peran serta masyarakat di desa tersebut. Bagaimana masyarakat menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki desa, sehingga bisa dimunculkan sebagai destinasi wisata.

“Dengan adanya destinasi wisata di desa tersebut, maka bisa memunculkan efek domino. Di situ bermunculan para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di sektor kuliner, dan sebagainya. Sehingga bisa menggerakan ekonomi masyarakat dan meningkatkan penghasilan warga,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati saat menyampaikan materi Focus Group Discussion (FGD) di Obyek Wisata Lokamerta Desa Tirtomarto pada Kamis (18/7/2024) siang.

Anggota DPRD Provinsi Jateng dari Dapil 7 Jawa Tengah ini mengatakan, FGD ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong desa yang berkreatif sebagai desa wisata.

“Saya berharap, Desa Wisata Tirtomarto ini akan terus maju dan berkembang. Sedang bagi desa-desa yang lain, saya mengajak untuk selalu kreatif dan inovatif. Sehingga bisa memaksimalkan potensi desanya untuk menambah penghasilan asli desanya dan menyejahterakan masyarakatnya,” harapnya.

Sedang Kepala Desa Tirtomarto Agung Nugroho mengatakan, Pemerintah Desa Tirtomarto melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tirtomarto saat ini sedang merintis sebuah obyek wisata edukasi dengan nama “Lokamerta”.

Saat ini, Lokamerta memiliki destinasi unggulan yaitu kuliner dan wahana kereta mini yang melintasi persawahan. Dengan adanya obyek wisata tersebut, saat ini muncul para pelaku UMKM sektor kuliner dari warga sekitar Lokamerta yang melayani kebutuhan makan dan minum para pengunjung.

“Wisata ini sengaja dikonsep dengan nuansa alam area persawahan. Sehingga para pengunjung sambil naik kereta, bisa menikmati pemandangan persawahan. Jadi wisata ini dapat mengedukasi anak-anak tentang pangan. Karena pengunjung naik kereta dengan melintasi tanaman padi. Mereka bisa melihat pemandangan area persawahan. Konsep wisata ini sengaja dibuat berbeda dengan wisata yang lainnya,” terangnya.

Agung Nugroho menambahkan, ke depan, Lokamerta akan dilengkapi dengan mini zoo (kebun binatang mini). Dan saat ini, pengelola Lokamerta sedang dalam proses mengumpulkan hewan koleksi dan pembuatan kandangnya.

”Nanti, setelah ada mini zoo di Lokamerta, obyek wisata ini tidak hanya menjadi wisata hiburan, tetapi juga obyek wisata pendidikan atau education tourism,” jelasnya.

Pos terkait