Kedai Aroma Batavia Hadir Di Pedan, Nasi Kebuli Dan Kopi Poci Jadi Menu Andalan

Owner Kedai Aroma Batavia Pedan, Ghiffari Ahmad Pradana (kiri) berfoto bersama orangtuanya, Ahmad Juhairi, Pemilik Warung Tengkleng Ndas Sor Duren Pedan.

Warta Kita.org – Kabar baik bagi para pecinta kopi dan kuliner di Kabupaten Klaten dan sekitarnya.

Kini telah hadir Kedai Aroma Batavia yang berada di Gang Poloharjo II, Dukuh Poloharjo, Desa Sobayan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Kedai Aroma Batavia ini dibuka secara resmi pada Jumat (6/3/2026) sore.

Owner Kedai Aroma Batavia Pedan Ghiffari Ahmad Pradana (26) menyampaikan, seperti namanya (Kedai Aroma Batavia), kedai ini menggunakan konsep klasik dari Batavia, dengan menu andalannya kopi poci.

“(pemanasan) Kopi ini menggunakan pasir, jadi panasnya bisa lebih tahan lama. Sebenarnya penyebutannya kopi Turki, tapi media tuangnya pakai poci,” katanya.

Ghiffari menjelaskan, menu makanan andalan di bulan Ramadan ini adalah nasi kebuli.

“Karena nasi kebuli ini paling dinikmati di saat Ramadan. Dan kita juga mengonsep dari Timur Tengah. Harga kopi poci Rp20 ribu. Sedang nasi kebuli Rp35 ribu,” ujarnya.

Putra dari Ahmad Juhairi, Pemilik Warung Tengkleng Ndas Sor Duren Pedan ini menjelaskan, karena banyaknya konsep kopi di Klaten yang sudah sangat menjamur (bahkan ada sekitar 100 kedai kopi), maka ia ingin membuat konsep kopi yang “berbeda”.

“Kita ingin menggunakan metode tradisional, yaitu pakai pasir. Jadi, tidak seperti konsep kedai kopi yang lain, kita ingin berbeda dari (kedai kopi) yang sudah ada,” terangnya.

Ghiffari Ahmad Pradana saat menuangkan kopi poci, menu andalan Kedai Aroma Batavia Pedan.

Ia menyatakan kedai ini menggunakan konsep Batavia.

“Karena kita menggunakan bangunan yang sudah lama. Bahkan usianya sudah 50 tahun lebih. Maka kita menggunakan tema klasik untuk kedai ini. Selama Ramadan kita buka dari pukul 15.00 sampai pukul 21.00 WIB. Sedang untuk hari biasa atau sehabis lebaran, kita akan buka dari pagi sampai malam. Dari pukul 10.00 sampai pukul 22.00 WIB. Untuk menu kopi kita memakai kopi robusta, sekitar 70 persen kopi robusta, dan 30 persen kopi arabica. Kopi poci ini bisa untuk dua orang,” jelasnya.

Kedai Aroma Batavia ini menyediakan aneka menu, seperti nasi kebuli, nasi kebuli kambing, nasi kebuli ayam, pecok nila, nila goreng, ayam bakar, chicken steak, kopi poci batavia, aren batavia latte, koffie susu batavia, americano, extra shoot, es teller durian, coklat kolonial, VOC matcha latte, velvet van batavia, bir pletok ice/hot, lemongrass ice/hot, jeruk ice/hot, lemontea ice/hot, teh ice/hot, air mineral, omelette pottato, mix platter, bala-bala kakiage, french fries, nugget, pisang goreng (coklat, keju, jensu), dan ketan kinca durian.

Salah satu menu andalan Kedai Aroma Batavia Pedan, nasi kebuli ayam.

Kehadiran Kedai Aroma Batavia ini disambut baik warga.

Salah satu pengunjung Kedai Aroma Batavia, Kinanti Ayu Probo Sitaresmi mengatakan, ia bersama keluarga dan teman-temannya datang ke kedai ini untuk berbuka puasa. Mereka pesan nasi kebuli, omelette, dan minuman bandrek.

“Kita ke sini ingin merasakan menu nasi kebuli, karena di Pedan dan Cawas baru ada di sini. Rasanya enak, mantap, sudah disesuaikan dengan lidah masyarakat Klaten. Nggak kayak nasi kebuli yang ada di Timur Tengah,” ungkapnya.

Warga Desa Kedungampel, Kecamatan Cawas ini menambahkan, nasi kebuli ayamnya luar biasa.

“Daging ayamnya enak, bumbunya meresap. Dimakan moprol, tulangnya lepas sendiri. Rasanya nagih, enak, ada sambal goreng atinya. Nasinya enak. Lumayan masuk (recomended). Karena banyak juga review yang bilang, menunya cukup enak,” tandasnya.

Kinanti mengatakan, nuansa atau suasana Kedai Aroma Batavia ini sangat nyaman.

“Nuansa kedainya nyaman, nggak bising, (suasananya) seperti rumahan lah. Seperti makan nasi kebuli di rumah sendiri. Untuk harganya, cukup masuk kantong orang Klaten,” ucapnya.

Pos terkait