WartaKita.org – Kegiatan Karya Bhakti Mandiri (KBM) Klaten Bersinar tahap 1 tahun 2019 di Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten telah berakhir pada Jumat (3/5/2019).
Upacara penutupan KBM Klaten Bersinar yang dilakukan di Lapangan Lemah Miring, Desa Paseban, Kecamatan Bayat ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol lnf Eko Setyawan.
Perwira Pelaksana KBM Klaten Bersinar Kapten Cpl Tri Joko dalam laporan menyampaikan, kegiatan KBM Klaten Bersinar telah mengerjakan kegiatan fisik dan non fisik.
Kegiatan fisik berupa pembangunan infrastruktur pedesaan yaitu betonisasi jalan sepanjang 1.250 meter, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 10 unit, pembangunan talud sepanjang 100 meter, pembangunan gorong-gorong sepanjang 4 meter, dan pembuatan jamban keluarga 5 unit.
Sedang kegiatan non fisik berupa penyuluhan diantaranya Penyuluhan Membangun Semangat Bela Negara, Penyuluhan Membangun Generasi Tanpa Narkoba, Penyuluhan Membangun Wirausaha Muda Dari Desa, Penyuluhan Pengembangan Jaringan Usaha Berbasis Teknologi Informasi,Penyuluhan Membangun Ketahanan Keluarga Dalam Perpektif Agama, Penyuluhan Peran Aparat Dalam Penanganan Kekerasan dan Kenakalan Anak, Pelayanan KB dan Kesehatan, serta pelayanan KTP dan KK secara gratis.
Sementara itu Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Eko Setiawan dalam amanatnya pada upacara penutupan KBM Klaten Bersinar menyatakan, selama kegiatan KBM, para prajurit TNI,anggota Kepolisian, aparat Pemda, serta segenap komponen masyarakat telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan, baik fisik maupun non-fisik.
“Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta kita pelihara. Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa, yang bermuara pada terbentuknya kekuatan pertahanan nasional yang kokoh,” kata Dandim.
Letkol Inf Eko Setiawan menambahkan, di samping sasaran pembangunan fisik dan non-fisik tersebut, pelaksanaan KBM ini juga membawa misi khusus yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat guna mencegah potensi berkembangnya konflik, serta menumbuhkan kedekatan antara rakyat dengan prajurit.
“Karena itu saya berpesan kepada kita semua untuk pertama, pertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang telah kita rasakan selama kegiatan KBM ini. Kedua, tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli bangsa kita. Ketiga, peliharalah hasil-hasil program KBM di Desa Jarum ini dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat. Dan keempat, teruslah mengembangkan potensi desa, serta jadikan diri kita sebagai agen-agen pembangunan yang menyebarkan energi positif bagi lingkungan sekitar kita untuk mau belajar dan memajukan desa dan membangun wilayahnya,” pesan Dandim.









