JK One Chapter Jayakarta Dan Sanggar Lima Benua Adakan Bakti Sosial Dan Micro Exhibition, Bantu Anak Yatim Piatu Dan Kaum Dhuafa

Anggota Komunitas JK One Owners Club Chapter Jayakarta berfoto bersama anak yatim piatu dan kaum dhuafa penerima bantuan di Ruang Publik Lima Benua Desa Belangwetan, Minggu (6/3/2022).

WartaKita.org – Komunitas Jeep Wrangler JK One Owners Club Chapter Jayakarta berkolaborasi dengan Sanggar Lima Benua menggelar kegiatan charity (bakti sosial) dan micro exhibition di Ruang Publik Lima Benua di Dukuh Geritan, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten pada Minggu (6/3/2022).

Dalam bakti sosial ini, Komunitas pemilik mobil Rubicon tersebut membagikan 25 paket sembako dan uang santunan kepada kaum dhuafa serta memberikan uang santunan kepada 25 anak yatim piatu yang berada di sekitar Ruang Publik Lima Benua.

Bacaan Lainnya

Selain itu, juga diadakan micro exhibition berupa pameran lukisan mengenai sejarah mobil Rubicon.

Dalam kesempatan itu, anggota Komunitas JK One Owners Club Chapter Jayakarta juga mendapat kesempatan untuk “melempar cat” pada media gambar bertema mobil Rubicon, melukis gambar pahlawan nasional, menggambar sketsa wajah, melihat lukisan mengenai sejarah mobil Rubicon, dan sebagainya.

Dewan Pembina Komunitas JK One Owners Club Chapter Jayakarta, Ketut Sukarata didampingi Sekretaris JK One Owners Club Chapter Jayakarta, Ngatmin menyampaikan, JK One Owners Club adalah komunitas mobil jeep Wrangler (dengan) tipe JK. Di JK One Owners Club ini terdapat pengurus pusat dan sejumlah chapter. Salah satunya adalah Chapter Jayakarta.

Nah, kebetulan ada kegiatan JK One Owners Club di Yogya, yaitu JORC VII dari kemarin (Sabtu, 5/3/2022) sampai hari ini (Minggu, 6/3/2022). Maka, kami (JK One Owners Club Chapter Jayakarta) hadir mewakili JK One Owners Club Pusat untuk memeriahkan JORC. Selain itu, juga hadir dari Chapter Sriwijaya (Palembang), Siliwangi (Bandung), Brawijaya (Malang), dan Central Jawa (Semarang). Ada sekitar 60 mobil yang berkumpul di Yogya,” katanya.

Salah satu anggota Komunitas JK One Owners Club Chapter Jayakarta melemparkan cat pada media gambar bertema mobil Rubicon di Ruang Publik Lima Benua Desa Belangwetan, Minggu (6/3/2022).

Ketut Sukarata menandaskan, JK One Owners Club bukanlah komunitas hura-hura. Mereka adalah gabungan dari berbagai profesi yang berhimpun dalam satu wadah yaitu JK One Owners Club. Dan salah satu kegiatannya adalah charity atau bakti sosial.

Alhamdulillah, kami diberikan kesempatan untuk hadir bersama di sini. Dari Jakarta ada 20 mobil. Tetapi karena ada dua kegiatan yang bersamaan, maka pesertanya kita bagi dua. Ada yang ikut ke Gumug Pasir, dan sebagian ke Sanggar Lima Benua. Terima kasih kepada Sanggar Lima Benua yang telah memfasilitasi kami. Ini sanggar yang sangat baik. Kami mengapresiasi atas penyambutan ini,” ujarnya.

Pria yang berprofesi sebagai dokter spesialis itu menyatakan, dalam setiap kegiatan JK One Owners Club, mereka selalu menyisihkan rejaki dan meluangkan waktu untuk melakukan baksos.

“Karena (Sanggar Lima Benua) lokasinya di (sekitar) Yogyakarta, dan kebetulan karena jalur pulangnya lewat Klaten, maka sekalian kita berbagi rejeki kepada saudara-saudari kita yang membutuhkan. Memang tidak besar yang kita berikan. Akan tetapi, itulah bentuk kepedulian kita, JK One Owners Club terhadap warga yang kurang beruntung,” tandasnya.

Kegiatan bakti sosial JK One Owners Club ini disambut baik warga Dukuh Geritan dan sekitarnya.

Alhamdulilah, kami diberi bantuan sembako dan uang santunan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga JK One Owners Club Chapter Jayakarta semakin jaya dan dilancarkan rejekinya,” ucap Yati, salah satu warga penerima bantuan.

Temanku Lima Benua menggambar sketsa wajah Dewan Pembina Komunitas JK One Owners Club Chapter Jayakarta, Ketut Sukarata di Ruang Publik Lima Benua Desa Belangwetan, Minggu (6/3/2022).

Sementara itu Koordinator Sanggar Lima Benua, Temanku Lima Benua mengatakan, Ruang Publik Lima Benua berkolaborasi dengan JK One Owners Club Chapter Jayakarta mengadakan bakti sosial dan micro exhibition tentang Rubicon dengan mengusung tema “Rubicon Trail”.

“Orang Indonesia itu suka menjelajah, berpetualang, tantangan, dan cinta alam. Bahkan, nenek moyang kita (menjelajah) sampai ke Madagaskar. Mobil Rubicon ini banyak digemari oleh anak muda, maupun kalangan bapak-bapak, dan ibu-ibu. Ada perbedaan antara (mobil) Rubicon Amerika dan Eropa, yaitu letak stirnya. Kalau di Amerika, letak stir Rubicon di kiri. Sedang kalau Rubicon di Inggris atau Eropa, letak stir di kanan,” jelasnya.

Remaja yang akrab disapa Liben ini mengemukakan, micro exhibition ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas, pengetahuan, dan pengembangan pola pikir para seniman.

“Misalnya, melukis mobil Rubicon itu seperti bagaimana? Tekniknya? Material? Semua yang dipakai itu harus berdasarkan kreatifitas yang harus diolah (oleh para seniman),” tegasnya.

Mahasiswa ISI Yogyakarta ini menambahkan, pihaknya butuh waktu sekitar seminggu untuk mempersiapkan gelaran ini.

“Kita dikontak Bro Ngatmin, Sekjen (JK One Owners Club Chapter Jayakarta) seminggu sebelum ada acara. Lalu kita diskusikan ide dasarnya apa? Konsepnya apa? Substansinya apa? Sejarahnya Rubicon? Kenapa namanya Rubicon? Dan sebagainya,” terangnya.

Pos terkait