Jalin Kerukunan, Astri Komaria Gelar Senam Persaudaraan Lintas Iman Di Joglo Tumiyono Ngerangan

Peserta senam persaudaraan lintas iman berfoto bersama Astri Komaria di Joglo Tumiyono Desa Ngerangan, Sabtu (18/2/2023) pagi.

WartaKita.org – Instruktur senam Astri Komaria atau yang akrab disapa Astrid menggelar senam persaudaraan lintas iman di Joglo Tumiyono Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Sabtu (18/2/2023) pagi.

Senam persaudaraan ini diikuti sekitar 160 peserta dari berbagai dukuh dan desa. Diantaranya dari Klemudan, Bodrorejo, Gaden, Tegal Gaden, Alas Dudo, Mlese, Jeto, Karangdowo, Jambakan, Kandri, Kalang, Kalijaran, dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Astri Komaria menyampaikan, senam persaudaraan lintas iman ini diadakan untuk mempererat tali persaudaraan dan menjalin kerukunan.

“Tujuanya agar kita bisa bersatu dalam kegiatan senam. Walau berbeda agama, kita tetep akrab dan kompak. Saya pengen, member-member (anggota) saya itu saling mengenal satu sama lain. Maka saya mengumpulkan semua member yang saya latih untuk senam bareng di sini (Joglo Tumiyono). Pesertanya ini dari berbagai desa,” katanya.

Astrid mengatakan, selain untuk mempererat tali persaudaraan, senam ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran.

“Senam ini untuk kesehatan dan kebugaran. Karena peserta senam ini juga ada lansia yang berumur 60 sampai 70 tahun. Tapi mereka sadar akan kesehatan. Sebab senam itu tidak mengenal usia. Dari (usia) muda sampai nenek, ikut hadir mengikuti senam bersama ini,” ujarnya.

Instruktur senam dari Dukuh Kalijaran, Desa Bawak, Kecamatan Cawas ini menyatakan, senam persaudaraan ini akan diadakan secara rutin pada event-event tertentu.

“Kita akan adakan senam persaudaraan ini setiap tanggal-tanggal tertentu. Misalnya pada tanggal merah (hari libur). Karena peserta banyak yang bekerja. Kita akan adakan setiap beberapa bulan sekali. Karena ini event. Kalo senam rutin kita adakan setiap hari di desa-desa. Seminggu sekali per desa,” ungkapnya.

Perempuan yang sudah dua tahun menjadi instruktur senam ini menambahkan, senam persaudaraan ini diadakan di Joglo Tumiyono karena tempatnya luas dan bagus. Tempat ini juga sering dikunjungi banyak orang untuk sekadar cuci mata, selfi, atau healing dengan biaya murah.

“Peserta merasa puas, senang, dan bahagia. Karena mereka bisa senam sekalian piknik. Apalagi tadi juga ada kreasi lagu “Gugur Gunung”. Mereka bergembira,” paparnya.

Senam persaudaraan ini berlangsung meriah dengan nuansa merah putih. Peserta tampak antusias dan penuh semangat mengikuti senam yang dipandu Astrid ini.

Kegiatan senam ini disambut baik oleh para peserta.

“Kegiatan ini bagus untuk menambah persatuan dan kesatuan bangsa kita. Biar semakin banyak hal-hal baik yang bisa dicontoh oleh banyak orang,” ucap Tri Rusmiati, peserta dari grup senam lansia Dukuh Klemudan, Desa Gaden, Kecamatan Trucuk.

“Saya senang dan puas bisa ikut senam bersama ini. Kita jadi makin sehat dan banyak teman. Saya berharap, senam persaudaraan ini nantinya bisa berkelanjutan, dan menjadi ajang menjalin kerukunan antar peserta senam yang beragam,” ungkap Padmi.

Pos terkait