Ikuti KLC, RSU Cakra Husada Klaten Tampilkan Tarian Dengan Kostum Lurik, Libatkan 21 Personil

RSU Cakra Husada Klaten mempersembahkan sajian tarian dengan nuansa kostum kain lurik dengan menambahkan beberapa simbol pada gelaran Klaten Lurik Carnival pada Minggu (28/7/2024).

WartaKita.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar Klaten Lurik Carnival (KLC) yang diikuti 22 kontingen pada Minggu (28/7/2024).

Klaten Lurik Carnival ini sebagai ajang untuk mempromosikan lurik sebagai potensi unggulan lokal Kabupaten Klaten dan sekaligus sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Kadi ke 220 Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Pagelaran KLC 2024 ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati Klaten Sri Mulyani yang didampingi Forkopimda dan para pejabat di lingkungan Pemkab Klaten.

Kemudian dilanjutkan persembahan Tarian Samira Santika yang dibawakan oleh 395 orang penari.

Pada KLC kali ini, lokasi akhir peserta digeser ke Alun-Alun Klaten, atau tidak seperti penyelenggaraan pada tahun sebelumnya yang berada di depan Rumah Dinas Bupati Klaten.

“Untuk penyelenggaraan KLC tahun ini, sengaja kita laksanakan langsung setelah upacara peringatan Hari Jadi ke 220 Kabupaten Klaten. Dan titik akhir pesertanya di Alun-Alun Klaten,” kata Bupati Klaten Sri Mulyani.

Bupati Klaten menjelaskan, KLC ini merupakan ajang untuk mengangkat lurik sebagai potensi  lokal  unggulan yang ada di Kabupaten Klaten. Kegiatan ini juga sebagai media promosi untuk mengenalkan potensi unggulan lurik kepada khalayak masyarakat melalui media sosial masing-masing.

“Kita menguatkan rasa percaya diri para pelaku UMKM di Klaten khususnya lurik. Agar mereka terus berinovasi sekaligus sebagai upaya menumbuhkan geliat ekonomi, serta menghibur masyarakat di momen Hari Jadi Kabupaten Klaten ke 220 ini,” jelasnya.

Sedang Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten Sri Nugroho menyampaikan Klaten Lurik Carnival ini diikuti oleh 32 kontingen baik BUMD, BUMN, SMP serta SMA dan SMK di Klaten.

“Ini momen untuk menampilkan keindahan lurik Klaten. Dan diharapkan dapat meningkatkan potensi lokal yang ada di Klaten. Dari 32 kontingen diberi waktu di depan panggung kehormatan Bupati Klaten untuk menampilkan koreografi dengan waktu lima menit,” ungkap Sri Nugroho.

Sementara itu Direktur Utama RSU Cakra Husada Klaten dr Netty Herawati, Sp.OG menyatakan, dalam pagelaran KLC  tahun ini civitas hospitalia RSU Cakra Husada mengemas sajian yang menggambarkan wujud sinergitas RSU Cakra Husada dengan Pemerintah Kabupaten Klaten, utamanya dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Dengan melibatkan koreografer lokal dan 21 personil, RSU Cakra mempersembahkan sajian tarian dengan nuansa kostum kain lurik dengan menambahkan beberapa simbol seperti Cakra, Garuda, Candi Borobudur sebagai budaya Jawa Tengah dan Bendera Merah Putih,” ungkapnya.

Netty berharap, melalui momentum Hari Jadi ke 220 ini, Kabupaten Klaten semakin maju, gemah ripah loh jinawi, dan derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat sebagai modal utama untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Klaten yaitu maju, mandiri dan sejahtera.

Pos terkait