WartaKita.org – Padepokan Samber Gelap yang beralamatkan di Dukuh Bakungan RT 08 RW 04, Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Komunitas Wartawan Horrok Klaten menggelar pengobatan dengan metode Pengobatan Akhir Zaman (PAZ) di Taman Jlengut Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum pada Sabtu (26/3/2022) pagi.
Pengobatan atau terapi dengan metode Pengobatan Akhir Zaman (PAZ) ini dilakukan sebagai ikhtiar atau upaya agar masyarakat tetap atau menjadi sehat menjelang Ramadhan 1443 H/2022 M.
Inisiator kegiatan, Muhammad Subhan Hakim menyampaikan, Komunitas Wartawan Horrok Klaten bekerja sama Padepokan Samber Gelap Klaten yang selama ini bergerak di bidang pengobatan atau terapi kesehatan mengadakan kegiatan ikhtiar sehat dengan metode Pengobatan Akhir Zaman (PAZ). Tujuannya untuk membantu masyarakat agar tetap atau menjadi sehat di kondisi pandemi seperti ini.
“Alhamdulilah, hari ini kita mengadakan kegiatan ikhtiar sehat. Harapannya, agar masyarakat tetap sehat dengan terapi atau pengobatan metode PAZ. Konsep pengobatan (PAZ) ini (yaitu) tanpa obat, tanpa alat, dan tanpa jimat. Maka, kalau Anda punya penyakit seperti asam lambung, keluhan migrain, encok, boyok pegel, dan sebagainya, mari berobat atau terapi ke Padepokan Samber Gelap di Bakungan. Nanti Anda akan diterapi ala PAZ, dan ini tidak ada efek sampingnya,” katanya.
Sedang Pemimpin Padepokan Samber Gelap Klaten Agus Krisnanto Wisnu Diatno menjelaskan, kegiatan ikhtiar sehat ini selain untuk terapi atau pengobatan warga, juga untuk mengenalkan metode pengobatan akhir zaman yang sejauh ini belum dikenal luas di masyarakat. Dengan demikian diharapkan, akan semakin banyak masyarakat yang tertolong dari derita sakitnya.
“Terapi atau pengobatan kita ini simpel, sederhana, tapi hasilnya luar biasa. Maka kita berharap, kerjasama dengan rekan-rekan wartawan Horrok ini bisa diagendakan secara rutin, sehingga pengobatan kita ini semakin dikenal di masyarakat. Terutama di daerah Klaten Barat,” harapnya.
Agus Krisnanto Wisnu Diatno menyatakan, antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan ikhtiar sehat ini luar biasa. Banyak warga yang merasakan keluhan seperti di lutut, punggung, tangan, kaki, pusing, dan sebagainya datang dan minta diterapi atau diobati.
“Terapi ini boleh untuk siapa saja, selain untuk yang sudah sangat tua, tidak punya tenaga untuk melawan, dan pernah operasi di tempat keluhan. Misalnya syaraf kejepit di leher dan diberi pen. Selama ini, yang paling tidak diinginkan orang itu adalah operasi, dimasuki alat, dan mengkonsumsi obat secara terus-menerus. Maka tagline (semboyan) kita, pengobatan tanpa operasi, tanpa obat, tanpa alat, dan tanpa jimat,” tandasnya.

Kepala Desa (Kades) Bakungan, Kecamatan Karangdowo ini mengatakan, sebenarnya ada tarif tertentu untuk terapi atau pengobatan metode PAZ ini. Tetapi karena Padepokan Samber Gelap ini misinya adalah dakwah dan kemanusiaan, maka kalau ada orang miskin yang sakit tetap dilayani dengan senang hati. Tetapi untuk menjaga profesionalisme, di terapi PAZ ini tidak boleh gratis.
“Kita berharap, kalau terapi atau pengobatan metode PAZ ini sudah bisa tersosialisasi, maka bila ada sanak, saudara, atau keluarga yang sakit bisa dikomunikasi ke (Padepokan Samber Gelap) Bakungan,” ujarnya.
Sementara itu Sri Hastuti, warga Dukuh Tempursari, Desa Tempurasari, Kecamatan Ngawen yang ikut terapi di Taman Jlengut itu menyambut baik kegiatan ihktiar ini.
“Awalnya yang saya rasakan keju-keju, pusing, dan darah tinggi. Tetapi setelah dipijat mas-mase, sekarang sudah agak penak. Alhamdulillah, semoga sehat, tambah penak. Muga ilang darah tinggine,” ucapnya.
Terkait, Kades Karangduren Muh Marsum mengapresiasi kegiatan ikhtiar sehat ini.
“Alhamdulilah, ini sebuah berkah. Kegiatan ini memberikan nuansa di Taman Jlengut. Dengan adanya pengobatan PAZ ini semoga memberi manfaat pada masyarakat umum, dan khususnya warga Desa Karangduren, serta mereka yang berkunjung di taman ini. Warga bisa diservis tubuhnya atau diterapi kesehatannya. Insya Allah, dengan ridha Allah, dengan ijin Allah, nanti bisa sembuh,” katanya.
Muh Marsum menambahkan, karena keinginan dan permintaan warga, maka kegiatan ikhtiar sehat seperti ini akan digendakan setiap Sabtu Pahing di Taman Jlengut.
“Masyarakat yang menginginkan pengobatan atau terapi, bisa datang ke Taman Jlengut. Biar badan lebih sehat, lebih fit,” tandasnya.









