WartaKita.org – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Kadarwati menggelar sosialisasi media tradisional yang mengusung tema “Menghidupkan warisan budaya bangsa campursari” di Gedung Serbaguna Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten pada Senin (8/7/2024) malam.
Dalam sosialisasi ini ditampilkan Grup Campursari Jong Java dan sejumlah penyanyi lokal dari Kabupaten Klaten.
Kadarwati menyampaikan, kegiatan sosialisasi media tradisional dengan mementaskan musik campursari ini juga dalam rangka menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriyah atau Tahun Jawa 1 Suro,
“Kita peringati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H sekaligus tanggal 1 Suro di tahun Jawa dengan semangat, ingin membuat suasana tetap sejuk dan nyaman. Maka warga masyarakat kita suguhi alunan musik irama Jawa,, campursari,” katanya.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Jawa Tengah (yang meliputi Kabupaten klaten, Sukoharjo, dan Kota Surakarta) ini menjelaskan, musik atau gending Jawa itu perlu dibangkitkan kembali. Karena dengan mendengar tembang Jawa, emosi seseorang bisa terkendali.
”Ketika kita mendengarkan tembang Jawa, jiwa kita jadi lebih tenang. Emosi kita juga terkendali. Maka dari itu, kita ingin bangkitkan kembali musik atau tembang Jawa di kalangan generasi muda. Kalau generasi muda dengarnya musik yang keras, mereka jadi mudah emosi, mudah marah, dan sebagainya,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk ini menyatakan, di dalam alunan musik irama Jawa ini, masyarakat akan terbawa kepada suatu ketenangan, kenyamanan tanpa ada emosi.
“Di samping itu, di dalam musik Jawa juga ada unsur semangat yang menyala nyala. Misalnya dalam lagu atau tembang Gugur Gunung yang mengajak kita untuk bekerja gotong royong,” terangnya.
Sedang Ketua DPRD Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya pelestarian seni budaya tradisional Jawa terutama campursari yang dilakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati ini.
“Ini sebuah upaya yang baik untuk melestarikan seni budaya tradisional Jawa, terutama musik campursari. Ini adalah bagian dari nguri uri kabudayaan Jawi, yaitu campursari. Dan momennya tepat, yaitu 1 Muharam 1446 H. Semoga kita selalu diberi keberkahaan, kesehatan, dan keselamatan,” paparnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Sabrang Lor Budi Andriyanto mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati yang telah berkenan mengadakan sosialisasi media tradisional di desanya.
“Terima kasih kepada Bu Kadarwati yang telah menyelenggarakan campursari di Desa Sabrang Lor ini. Semoga kegiatan ini dapat melestarikan warisan budaya Jawa, yaitu campursari, dan melahirkan seniman-seniman muda lainnya. Semoga kita selalu bersemangat dalam mengembangkan seni dan budaya Jawa,” harapnya.









