WartaKita.org – Credit Union (CU) Kridha Rahardja menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku (TB) 2022 di Sahid Jaya Hotel and Convention Yogyakarta pada Sabtu sampai Minggu (4-5/3/2023).
RAT yang mengusung tema “Berdaya dan sejahtera bersama CU Kridha Rahardja” ini dihadiri 144 orang, terdiri dari perwakilan anggota dari 3 Tempat Pelayanan atau TP (yaitu Bawen, Wedi dan Yogyakarta), pengurus, pengawas, komite, manajemen, Panitia Pemilihan Pengurus dan Pengawas (P4) dan tamu undangan.
Ketua Pengurus CU Kridha Rahardja, Y Wibowo Agung Sanyoto dalam laporan menyampaikan, ada sejumlah agenda penting yang dibahas dalam RAT Tahun Buku 2022 kali ini. Pertama, penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Tahun Buku 2022. Kedua, penyampaian Laporan Hasil Pengawasan Tahun Buku 2022. Ketiga, penyampaian Program Kerja Tahun Buku 2023. Keempat, penyampaian perubahan Anggaran Rumah Tangga (ART) terkait dengan perubahan struktur organisasi CU Kridha Rahardja. Dan kelima, pemilihan dan penetapan Pengurus dan Pengawas periode 2023 -2025.
Y Wibowo Agung Sanyoto menyatakan, persentase realisasi frekuensi pada Tahun Buku 2022 ini mencapai 67 persen (program 439 kali, realisasi 294 kali). Sedang persentase realisasi anggaran mencapai 74,52 persen (program Rp888,2 juta, realisasi Rp661,8 juta).
“Pada tahun 2021, anggota CU Kridha Rahardja berjumlah 3.558 orang, dan pada tahun 2022 bertambah menjadi 3.701 anggota, atau meningkat 3,98 persen. Jumlah anggota sebanyak 3.701 ini terdiri dari 1.772 laki-laki (47,9 persen) dan 1.929 perempuan (52,1 persen),” katanya.
Wibowo mengungkapkan, total simpanan di CU Kridha Rahardja pada akhir tahun 2022 mencapai Rp29,8 miliar yang terdiri atas simpanan saham Rp5,06 miliar dan simpanan non saham Rp24,7 miliar.
“Sedang jumlah anggota peminjam pada tahun buku 2022 ada 1.480 orang. Dari jumlah peminjam itu, paling banyak meminjam pada jenis pinjaman Kinahardjan,” ujarnya.

Sedang Perwakilan dari Puskopcuina, Eustella Maris dalam sambutan mengapresiasi dan menyambut baik kinerja CU Kridha Rahardja yang bisa mengadakan Rapat Anggota Tahunan tepat waktu.
“Kita bersyukur karena bisa mengadakan RAT tepat waktu. Sebab ada banyak koperasi yang belum bisa mengadakan RAT,” ucapnya.
Eustella Maris mengapresiasi kinerja CU Kridha Rahardja yang berhasil masuk peringkat 29 dari 45 CU Primer yang bergabung di Puskopcuina. Untuk rasio piutang beredar, CU Kridha Rahardja masuk peringkat 17. Untuk kredit lalai (KL) peringkat 8. Untuk jumlah aset peringkat 34. Dan untuk jumlah komunitas binaan peringkat 20.
“Ada 45 CU Primer yang bergabung di Puskopcuina dengan jumlah anggota 547.447 orang, atau naik sekitar 19.000 orang. Kini, aset di Puskopcuina mencapai Rp7,67 trilun, atau naik Rp200,56 miliar. Untuk itu, mari kita terus perbaiki kinerja kita. Kita lakukan pelayanan yang profesional. Kita adakan pelatihan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” pesannya.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Aan Fitraniawan dalam sambutan mengucapkan selamat kepada CU Kridha Rahardja yang telah berhasil mengadakan RAT. Ini menandakan bahwa CU Kridha Rahardja memegang teguh Undang Undang Nomor 52 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan lainnya.
“RAT ini menjadi ajang untuk mengevaluasi dan menyusun program dalam mewujudkan koperasi yang lebih baik. Koperasi yang mampu bersaing, berkembang, dan bertambah terus anggotanya,” tandasnya.
Sebagai bagian dari gerakan koperasi, Aan Fitraniawan berpesan kepada CU Kridha Rahardja untuk selalu melaksanakan 7 Prinsip Koperasi. Pertama, keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka. Kedua, pengelolaan dilakukan secara demokratis. Ketiga, pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa usaha tiap anggota. Keempat, pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal. Kelima, kemandirian. Keenam, pendidikan perkoperasian. Dan ketujuh, kerja sama antarkoperasi
“Karena itu, saya minta kepada CU Kridha Rahardja untuk menjaga kepercayaan anggota. Karena CU Kridha Rahardja ini usahanya bergerak di bidang simpan dan pinjam, maka teruslah bergerak di bidang tersebut. Jangan tergoda berusaha di bidang lain, yang risikonya besar,” tegasnya.
Dalam RAT ini, peserta menerima Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan Laporan Hasil Pengawasan Tahun Buku 2022, serta Program Kerja Tahun Buku 2023. Peserta juga menyetujui perubahan Anggaran Rumah Tangga (ART) terkait dengan perubahan struktur organisasi CU Kridha Rahardja.

Pada kesempatan itu, juga diadakan pemilihan Pengurus dan Pengawas CU Kridha Rahardja periode 2023 -2025.
Setelah dilakukan pemungutan suara, maka terpilihlah Antonius Sumarwan, SJ sebagai Ketua Pengurus, Y Wibowo Agung Sanyoto sebagai Wakil Ketua, Dalono sebagai Sekretaris, dan Tri Handayani sebagai Bendahara, serta Indrayanto Prasetyawan, Lilik Siswanto dan Petrus Denny Kuncara sebagai anggota pengurus.
Sedang di bagian Pengawas, terpilih YF Dwi Wijoyunanto sebagai Ketua, B Dionisius K Kushadiwaijaya sebagai Sekretaris dan Elisabet Erna Sulistyowati sebagai anggota
Ketua Pengurus CU Kridha Rahardja periode 2023 -2025, Antonius Sumarwan, SJ dalam sambutan mengajak jajaran CU Kridha Rahardja untuk terus melakukan berbagai upaya untuk semakin meningkatkan kesejahteraan.
“Saya berharap, para aktifis semakin terlibat dalam mengembangkan CU Kridha Rahardja. Pelatihan dan pemberdayaan anggota juga perlu ditingkatkan. CU Kridha Rahardja harus terus dikembangkan dengan mengembangkan teknologi digital dan memanfaatkan media sosial. Mari, kita terus bekerjasama untuk memajukan dan mengembangkan CU Kridha Rahardja,” ajaknya.









