WartaKita.org – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Klaten telah menyiapkan anggaran pemeliharan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Klaten. Termasuk diantaranya adalah jalur evakuasi Merapi yang terletak di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Klaten Suryanto, Senin (15/6/20), menyampaikan, saat ini, anggaran pemeliharaan ruas jalan yang semula Rp10 Miliar ditingkatkan menjadi Rp18 Miliar.
“Penambahan anggaran Rp8 Miliar ini akan dialokasikan untuk pemeliharan ruas jalan yang rencananya akan dilakukan peningkatan ruas jalan namun belum bisa dilakukan. Dan ditambah beberapa ruas jalan yang merupakan jalur evakuasi,” terangnya.
Suryanto menambahkan, ruas jalan sekaligus jalur evakuasi yang diusulkan untuk pemeliharaan itu diantaranya berada di Kecamatan Kemalang dan daerah lainnya.
Pernyataan ini sekaligus memberi kepastian sikap pemerintah terkait video viral di media sosial tentang kerusakan jalur evakuasi Merapi yang dilalui truk pengangkut pasir.
Suryanto menyatakan, berkaitan dengan proyek peningkatan ruas jalan, dari 18 proyek peningkatan ruas jalan yang sedianya dilakukan tahun ini, hanya ada 5 proyek yang dikerjakan karena anggaran proyek tersebut difokuskan untuk penanganan Covid-19 di Klaten.
Terlebih, Klaten masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 dan zona merah. Sehingga sejumlah ruas jalan yang urung dilakukan peningkatan akan dilakukan pemeliharaan secara maksimal.
“Agar jalan dapat difungsikan semaksimal mungkin, kita lakukan pemeliharan ruas jalan. Bila usulan ini nantinya disetujui dan ditetapkan, diperkirakan akan dikerjakan mulai bulan Agustus-September,” jelasnya
Sebagai informasi, 18 proyek peningkatan ruas jalan tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Namun melihat situasi Kabupaten Klaten dalam status KLB Covid-19, maka anggaran untuk proyek infrastruktur tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.









