WartaKita.org – Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten merupakan rintisan desa wisata edukasi berbasis energi terbarukan. Sebagai rintisan desa wisata, desa ini memiliki tantangan dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), penguatan kelembagaan, dan manajemen tata kelola desa wisata.
Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, maka Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai melalui skema Risetmu Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kewirausahaan dengan judul “Pengembangan Wisata Edukasi Peternakan Terpadu Bebas Sampah Pada Rintisan Desa Wisata Mundu”.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dosen Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Nur Andriyani, S.E., M.E. dan Sitti Retno Faridatussalam, S.E., M.M. serta dikoordinir oleh Nur Hidayah, S.E., M.E. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Joglo pertemuan warga pada Jumat (18/4/2025). Kegiatan dihadiri oleh lebih dari 30 peserta yang terdiri dari pengurus Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Mundu dan Perangkat Desa setempat.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata terkait SDM, kelembagaan, dan manajemen desa wisata. Dengan peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi desa wisata berbasis peternakan terpadu di Desa Mundu,” ungkap Farida dalam kegiatan tersebut.
Peningkatan kapasitas tersebut diawali dengan penyampaian materi tentang penguatan kelembagaan dan pendampingan serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) POKDARWIS oleh Diana Setiawati, S.H., LLM, Dosen dari Fakultas Hukum UMS. Dilanjutkan pelatihan menyusun buku panduan wisata dan pamflet oleh Nur Andriyani, S.E., M.E. dan materi terkait strategi pemasaran desa wisata yang disampaikan oleh Sitti Retno Faridatussalam, S.E., M.M.
Pada kesempatan ini Tim Pengabdian UMS juga bekerjasama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) untuk melakukan pendampingan terkait pemandu wisata yang diwakili oleh Divisi Pelatihan HPI, Zainal Arifin.
Hadirnya Tim Pengabdian UMS pada kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat jalinan kerjasama antara Desa Mundu dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan dukungan dana dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan LPPM di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).









