WartaKita.org – Yayasan Peduli Anak Yatim (Yaspim) Darussalam menggelar Silaturahmi Akbar Anak Yatim 3 di Gedung Sunan Pandanaran Klaten pada Minggu (7/1/2024).
Silaturahmi Akbar ini diikuti sekitar 300 anak yatim dan piatu dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya.
Acara Silaturahmi Akbar ini diadakan dalam rangka memperingati tiga tahun berdirinya Yaspim Darussalam.
Ketua Umum Yaspim Darussalam, Tri Subagyo menyampaikan, Yaspim Darussalam berdiri pada 20 Desember 2020. Awalnya, yayasan itu digerakkan oleh sejumlah orang yang tergerak hatinya untuk membantu seorang anak yang tak bisa membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) selama lima bulan.
Dari informasi itu, Tri bersama teman-temannya mengumpulkan uang secara bertahap. Setiap ada tagihan buku dan SPP, mereka membantu anak tersebut.
Berawal dari aksi filantropi itu, membuat banyak orang terketuk hati mereka untuk berdonasi. Hingga akhirnya para perintis membentuk komunitas dan mendirikan Yaspim Darussalam.
“Saat ini, jumlah total anak yang dibantu melalui Yaspim Darussalam mencapai 700 anak,” katanya.
Tri Subagyo menjelaskan, para donatur Yaspim Darussalam berasal dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pedagang, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, pegawai swasta, pengusaha, dan lain-lain.
Secara berkala, dana yang terkumpul dari para donatur disalurkan kepada ratusan anak tersebut. Tak hanya menyalurkan santunan, para sukarelawan mendatangi satu per satu rumah anak yatim untuk memberikan motivasi kepada mereka.
“Seluruh dana donasi atau 100 persen disalurkan ke anak-anak yatim dan piatu. Sedang sukarelawan bertugas tanpa bayaran. Setiap bulannya, para pengurus melaporkan dana yang terhimpun serta penyaluran kepada para donatur,” ujarnya.
Tri mengungkapkan, berapapun nominal uang yang diperolehnya, selalu disampaikan secara terbuka kepada para donatur, baik itu pendapatan maupun pengeluaran, termasuk penyaluran dananya.
“Jadi, para donatur selalu percaya, karena kita menjaga amanah bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah tips atau cara agar Yaspim Darussalam tetap bisa berjalan, meski uang operasional tidak memakai uang bantuan donatur.
“Jika melihatnya menggunakan Matematika dunia, sepertinya tidak bisa. Tetapi kita memakai Matematika-nya Allah. Jadi Allah selalu membantu. Karena setiap kebaikan pasti ada jalan,” tandasnya.
Tri mengungkapkan, ada 2 tips yang dipakai, yakni doa dan menjaga kepercayaan.
“Sehebat apapun kita, kalau Allah tidak berkehendak, kita tidak bisa apa-apa. Maka, dengan berdoa, Allah akan menggerakkan orang-orang baik yang berada di sekitar. Selain doa, juga harus saling menjaga kepercayaan,” terangnya.
Rangkaian kegiatan Silaturahmi Akbar itu diisi dengan cerita dongeng hingga pembagian santunan berupa uang saku, sembako, jajanan, serta hadiah. Para anak itu hadir bersama kerabat mereka.
Sebelumnya, sukarelawan Yaspim Darussalam melakukan survei mendatangi rumah para anak tersebut untuk memastikan mereka layak mendapatkan bantuan atau tidak.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menggerakkan masyarakat sekitar untuk semakin peduli terhadap sesama terutama anak-anak yatim yang membutuhkan. Karena membantu mereka sudah menjadi tugas bersama. Anak yatim ibarat malaikat,” jelas Tri.









