WartaKita.org – Untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, maka penyelenggara Negara dan seluruh elemen masyarakat Indonesia harus berkomitmen untuk mempertahankan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.
Pernyataan ini disampaikan Petrus Krisna, narasumber Sosialisasi non Perda “Perempuan pahlawan peradaban bangsa” di Gedung serbaguna Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Sabtu (18/3/2023) sore.
“Empat pilar kebangsaan ini harus terus dijaga. Maka jangan biarkan orang dari luar mengkutak-katik, mengkotak-kotak, memecah belah bangsa Indonesia. Kebhinnekaan Indonesia juga harus terus dirawat. Karena bangsa Indonesia itu terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, budaya, latar belakang, dan sebagainya,” katanya.
Sekretaris Keluarga Besar Marhaenis Surakarta ini menyatakan, ada banyak cara bisa dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Warga perlu mengusulkan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah untuk membuat Perda mengenai Pancasila. Agar nilai-nilai Pancasila itu mengalir dalam darah warga Jawa Tengah. Pancasila menjadi ideologi, dasar negara dan way of live (pandangan hidup) bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sedang Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Stephanus Sukirno mengatakan, perempuan berperan penting dalam membangun peradaban bangsa. Karena ibu-lah yang lebih banyak mendampingi dan mendidik anaknya-anaknya sehingga mempunyai karakter yang baik.
“Perempuan boleh saja beraktifitas di luar rumah. Boleh mengikuti berbagai kegiatan. Hanya saja, jangan lalu terlalu mengurusi dirinya sendiri sehingga “menelantarkan” keluarganya, terutama anak-anaknya,” tandasnya.
Sementara itu Anggota DPRD Kabupaten Klaten dari Fraksi PDI Perjuangan, Dyah Eva Subadra menyambut baik Sosialisasi non Perda di Gedung serbaguna Desa Kadilanggon ini.
“Semoga sosialisasi ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Masyarakat mendapat pengetahuan dan wawasan mengenai peran perempuan dalam membangun peradaban bangsa. Saya berharap, kedepan, kita bisa bareng-bareng membangun desa,” harapnya.
Terkait, Pj Kepala Desa Kadilanggon Sri Agung Sukawijaya mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Stephanus Sukirno yang telah berkenan mengadakan sosialisasi non Perda di desanya.
“Semoga sosialisasi non Perda ini bermanfaat bagi kita semua,” ucapnya.
Untuk diketahui, sosialisasi non Perda ini diikuti oleh warga Desa Kadilanggon dan Kaligayam.









