Di Rapat Pleno Yang Diperluas, IDI Jawa Tengah Prioritaskan Kesejahteraan Dan Perlindungan Hukum Bagi Anggota

Peserta rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas bernyanyi bersama pada upacara penutupan yang digelar di Taman Sehat Rejosari (Tasero) Delanggu, Minggu (30/10/2022).

WartaKita.org – Rapat pleno Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jawa Tengah yang diperluas digelar di Klaten selama dua hari, Sabtu sampai Minggu (29-30/10/2022).

Pada kesempatan ini, Klaten terpilih sebagai tuan rumah dalam agenda rutin yang diadakan setiap tiga bulan itu.

Bacaan Lainnya

Ketua IDI Cabang Klaten Muhammad Husen Prabowo, Minggu (30/10/2022), menyampaikan, ada sejumlah agenda yang dilakukan selama Rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas ini. Diantaranya peresmian Gedung Klinik Harapan IDI Cabang Klaten di Dukuh Prigi Kulon, Desa Gemblegan, rapat pleno di Kota Solo, senam asma dan bakti sosial di arena Car Free Day Solo, kemudian rekreasi ke Umbul Ponggok, Kecamatan Polanharjo dan penutupan acara di Taman Sehat Rejosari (Tasero) Delanggu.

“Untuk senam asma kita melibatkan Komunitas Senam Asma dari RSI Klaten dan RS Dr Moewardi Solo serta para pengunjung Car Free Day Solo. Sambutan mereka sangat baik. Ada sekitar 200 orang yang mengikuti senam ini,” katanya.

Muhammad Husen Prabowo menjelaskan, rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas ini diikuti 115 peserta. Peserta terdiri dari Pengurus IDI Wilayah Jawa Tengah ditambah Pengurus IDI yang ketempatan atau sebagai tuan rumah, yang pada kesempatan kali ini adalah IDI Cabang Klaten.

“Kami telah menyiapkan acara (rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas) ini sekitar satu bulan. Dan alhamdulilah, semua acara telah berlangsung dengan baik dan lancar,” katanya.

Husen mengatakan, acara penutupan acara rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas diadakan di Taman Sehat Rejosari (Tasero), Delanggu. Pada acara penutupan ini juga digelar bazar Tazero bersama UMKM dan donor darah.

“Setelah menikmati keindahan wisata air Umbul Ponggok, peserta kita arahkan menuju ke Taman Sehat Rejosari. Di sini, peserta dapat melihat pameran potensi UMKM dan menikmati spot taman sehat berbasis ketahanan pangan dan kearifan lokal Jawa. Peserta juga dapat mengikuti kegiatan sosial donor darah,” jelasnya.

Husen mengungkapkan, di Tasero, peserta dapat mengunjungi stand UMKM seperti aneka sayuran sehat, minuman tradisional, cemal cemil, pandai besi, kipas bambu, kerajinan payung, dan sebagainya. Pengunjung juga dijamu hidangan dengan beras produksi tasero sendiri yaitu rojolele srinuk serta beberapa fasilitas wisata keluarga lainnya.

Alhamdulillah, peserta terlihat senang dan terhibur. Bahkan mereka berencana akan mengadakan kegiatan lain di tempat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah Djoko Handoyo menjelaskan, ada dua hal utama yang menjadi perhatian dalam rapat pleno IDI Wilayah Jawa Tengah yang diperluas ini, yaitu kesejahteraan dan perlindungan hukum.

“Saat ini, IDI Wilayah Jawa Tengah fokus pada dua hal, yaitu kesejahteraan anggota dan perlindungan hukum,” ujarnya

Djoko Handoyo menambahkan, IDI Wilayah Jateng kini menghadapi transformasi kegiatan. Karena itu, ia meminta teman sejawat IDI Wilayah Jawa Tengah dan IDI Cabang untuk membantu Dinas Kesehatan dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan.

“Untuk hal yang terkait dengan kesejahteraan anggota, akan dituangkan dalam sejumlah rekomendasi. Sedang untuk perlindungan hukum, kita melakukan penandatanganan kerjasama antara IDI Wilayah Jawa Tengah dengan Polda Jawa Tengah,” tandasnya.

Pos terkait