WartaKita.org – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap II bagi keluarga miskin terdampak Covid-19 di 6 desa di Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten dilakukan pada Rabu (15/7/2020).
Keenam desa tersebut yakni Desa Muruh, Sawit, Baturan, Kragilan, Jogoprayan, dan Karangturi.
Ada yang menarik saat penyaluran BLT DD di Desa Sawit yang digelar di Taman Pinggir Kali Kongklangan, Dukuh Sawit ini.
Saat itu, Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gantiwarno menyampaikan deklarasikan dukungan kepada Bupati Klaten Sri Mulyani untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Klaten.
Deklarasi dukungan ini disampaikan Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gantiwarno, Sudiman Tepo yang diamini oleh Kepala Desa yang hadir pada kesempatan itu.
Ditemui di Balai Desa Jogoprayan, Sudiman Tepo menyatakan, Kepala Desa di Kecamatan Gantiwarno sepakat mendukung program-program pembangunan yang ada di Gantiwarno untuk dilanjutkan agar semuanya dapat berjalan dengan lancar.
“Deklarasi dukungan ini untuk menyemangati Ibu Bupati agar dapat membawa Klaten ke arah yang lebih keren dan maju. Terkhusus di Gantiwarno. Karena wilayah Gantiwarno itu di pinggiran. Biar (Gantiwarno) tidak ketinggalan dengan kecamatan-kecamatan yang lain,” katanya.
Sudiman Tepo mengatakan, deklarasi dukungan ini murni untuk melanjutkan program-program pembangunan. Sedang untuk dukungan Pilkada akan diputuskan nanti.
“Yang penting, kita ndherek program-programnya ibu (bupati). Ini yang kita dukung. Kalau dukungan Pilkada, kita lihat di bulan-bulan setelah pendaftaran (cabup). Kita baru akan menentukan sikap,” ujarnya.
Sementara itu Bupati Klaten Sri Mulyani mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gantiwarno ini.
“Dukungan dari bapak-bapak Kades di Gantiwarno ini menyemangati saya untuk menuntaskan program-program saya, dan melanjutkannya pada periode mendatang,” ucap bupati.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan, Pemkab Klaten menganggarkan jaring pengaman sosial (JPS) berupa bansos sembako untuk Ketua RW dan Ketua RT pada tahap III nanti.
“Yang penting, Ketua RW dan Ketua RT-nya bukan ASN, TNI, atau Polri, dan bukan penerima PKH dan BPNT. Karena aturannya memang begitu,” tandasnya.
Sekadar diketahui, pada hari itu disalurkan BLT DD tahap II untuk Desa Muruh sebanyak 125 kepala keluarga (KK), Sawit 65 KK, Baturan 66 KK, Kragilan 167 KK, Jogoprayan 166 KK, dan Karangturi 157 KK.









