Di Masa Pandemi Covid-19, Banyak Institusi Menolak Mahasiswa KKL

Kegiatan ngobrol pintar (ngopi) antara dosen dengan mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta dengan menggunakan aplikasi Zoom pada Jumaat (11/12/2020).

WartaKita.org – Bagi sebagian besar mahasiswa, akhir tahun adalah waktu yang dinanti-nantikan. Karena saat itu identik dengan hari libur.

Namun berbeda dengan mahasiswa Program Studi Administrasi Perkantoran (AP) ASMI Santa Maria Yogyakarta. Mereka kini sedang berjuang menghadapi ujian proposal Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di masa pandemi covid-19 ini.

Bacaan Lainnya

Hal ini mengemuka dalam acara ngobrol pintar (ngopi) antara Dosen Pengampu Mata Kuliah Metodologi Penelitian (Metopen) ASMI Santa Maria Yogyakarta, Dwiatmodjo Budi Setyarto bersama mahasiswa Program Studi Public Relations, Delvina dengan menggunakan aplikasi Zoom pada Jumat (11/12/2020).

Dwiatmodjo Budi Setyarto menyampaikan, saat pandemi covid-19 ini, ada perubahan yang terjadi dan sangat dirasakan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Metodologi Penelitian terkait dengan ujian proposal. Jika dulu ujian proposal dipresentasikan di depan kelas dan disaksikan oleh  teman mahasiswa lainnya. Tetapi saat ini hanya disaksikan oleh dosen pengajar dan dosen pembimbing.

“Namun mahasiswa justru menganggap ini adalah momentum untuk lebih fokus serta konsentrasi saat mempresentasikan proposal ujian. Tentunya selama ujian proposal ini mahasiswa harus mematuhi protokol kesehatan. Dan bagi mahasiswa yang tidak dapat hadir tatap muka dapat mempresentasikan melalui aplikasi Zoom,” katanya.

Dwiatmodjo Budi Setyarto menyatakan, ujian proposal yang diselenggarakan tanggal 27  November dan 1 Desember 2020 ini telah sukses dilaksanakan.

“Saya sangat puas dengan hasil ujian tahun ini. Ternyata metode pembelajaran selama pandemi covid-19 ini memberikan dampak baik,. Walaupun dengan media online dan bersifat pribadi, namun mahasiswa telah mempersiapkan diri dengan maksimal,” ujarnya.

Moment tersebut juga dirasakan oleh sejumlah mahasiswa lainnya. Saat keluar dari ruangan, mahasiswa telah disambut oleh para temannya dengan memberikan hadiah berupa bunga, kado, souvenir, dan bentuk apresiasi lainnya karena telah menyelesaikan ujian proposal.

Dalam obrolan seru dan santai ini disampaikan bahwa latar belakang dan tujuan ujian proposal ini agar mahasiswa lebih siap saat berada di tempat KKL dengan membuat proposal yang sungguh-sungguh. Mahasiswa diharapkan mengetahui bagaimana cara mencari data di tempat penelitian, serta menjadi simulasi ketika ujian laporan akhir. Dengan ujian proposal ini membuat suasana hati dan kemampuan mahasiswa menjadi lebih mantap lagi.

Sementara itu Hostina, mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta mengaku, ujian proposal di masa pandemi covid-19 ini tidak gampang. Dalam mempersiapkan ujian proposal, mahasiswa sering mengalami kesulitan saat mencari tempat untuk KKL.

“Setelah kami list (daftar), ternyata ada 30 institusi yang menolak untuk menerima mahasiswa magang dari Program Studi Administrasi Perkantoran. Karena itu kami berharap, semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir, sehingga kami bisa lebih leluasa dalam melaksanakan KKL dan dalam perkuliahan. Kami juga berharap, saat wisuda besok tidak daring,” harapnya.

 

Pos terkait