Di HUT Ke 90, Warga Biara OSF Dan RSU Santo Yusup Boro Diajak Melayani Dengan Hati Dan Menjadi Berkat Yang “SAE”

Misa Syukur HUT ke 90 Biara OSF dan Rumah Sakit Umum (RSU) Santo Yusup Boro, Selasa ( 20/12/2020) pagi.

WartaKita.org – Biara OSF dan Rumah Sakit Umum (RSU) Santo Yusup di Dusun Boro, Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 90 pada tanggal 15 Desember 2020 ini.

Dan sebagai ungkapan syukur, maka dipersembahkan Misa Syukur yang dipimpin oleh Rama Romualdus Subyantara Putra Perdana Pr pada Selasa ( 20/12/2020) pagi. Misa digelar dengan menerapkan protokol kesehatan dan diunggah melalui “live steaming”.

Bacaan Lainnya

Misa syukur diawali dengan perarakan Santo Yusup ke altar yang dibawa oleh anak-anak panti asuhan. Sementara itu, musik kulintang mengiringi lagu “Dalam Yesus Kita Bersaudara”. Kemudian lagu Selamat Ulang Tahun  ke 90 Biara OSF Boro dan RSU Santo Yusup Boro.

Selanjutnya, anak-anak panti asuhan menyanyi bersama di depan altar  dengan membawa tulisan  HUT Ke 90 Biara OSF dan RSU Santo Yusup Boro. Mereka menyanyikan lagu Persembahan Hidup, Allah Yang Kekal, Kasih Yesus, dan Lagu Fransiskan Pujilah Tuhan untuk mengawali Misa Syukur.

Dalam pengantar, Kepala Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau Panti Asuhan Brayat Pinuji Boro Suster M Christera OSF mengajak umat yang hadir untuk menghormati dan berdoa kepada Santo Yusup, serta mau belajar kepada Santo Yusup yang setia pada Keluarga Nazareth.

Rama Romualdus Subyantara Putra Perdana Pr dalam homili mengajak umat untuk bersyukur atas rahmat Tuhan yang menyelenggarakan pelayanan dari Biara OSF dan RSU Santo Yusup Boro ini.

“Usia 90 tahun bukanlah usia yang muda lagi. Namun usia yang sudah tua. Maka di usianya yang ke 90 tahun ini, Biara OSF dan RSU Santo Yusup yang ada di Boro ini harus berani berubah dan berbuah baik. Sehingga makna pelayanan SAE (Safety And Excellent) ini benar- benar dapat dirasakan oleh orang banyak,” kata rama.

Rama Subyantara berpesan kepada mereka yang berkarya di Biara OSF maupun RSU Santo Yusup untuk tetap rendah hati. Karena semua orang memiliki peran masing-masing, seperti lima jari di tangan.

“Ada ibu jari, telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking. Semuanya memiliki peran yang penting dan harus menyatu bersama dalam mewujudkan harapan mulia, serta perlu saling memperhatikan supaya tetap bermanfaat,” ujar rama.

Rama Subi berharap, seluruh civitas RSU Santo Yusup Boro dapat menghidupi Semangat “SAE” dengan memperhatikan hal-hal yang sederhana, misalnya dengan senyuman secara ikhlas.

“Saya berharap, semoga masing-masing orang menghidupi semangat “SAE” dan membawa keselamatan serta kesempurnaan. Terutama para dokter, perawat, paramedis, dan karyawan dalam melayani orang lain. Semoga kita semua dapat membawa berkat dan kebaikan Tuhan,” pesan rama.

Peringatan HUT ke 90 Biara OSF Dan RSU Santo Yusup Boro ini mengusung tema “Melayani dengan hati, menjadi berkat yang SAE (Safety And Excellent)”.

Dalam Misa Syukur ini juga disampaikan bingkisan kepada karyawan rumah sakit yang sudah pensiun, yaitu Y Purnomo Sigit, dan karyawan yang ber-pesta perak atau 25 tahun berkarya di rumah sakit tersebut, yakni dr FX Purnomo, Yustina Waginem, dan Antonius Isnawan.

Hadir dalam Misa Syukur ini, Direktur Utama RSU dr Clara Soraya, dan undangan lainnya.

Pos terkait