WartaKita.org – Gerakan Rumah Berkah (GRB) Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten merayakan hari ulang tahun (HUT) ke 1 di Balai Mandala Gereja Paroki Wedi, Senin (17/2/2020) sore.
Acara dihadiri oleh pengurus dan aktifis GRB, Dewan Paroki Wedi, Ketua Lingkungan, tokoh lintas iman, para penerima bantuan, dan undangan lainnya.
Aktifis GRB Paroki Wedi Eduardus Kuncoro dalam sambutan mengatakan, GRB adalah gerakan kemanusiaan yang multikultural. Kegiatan atau usaha GRB yaitu pengumpulan barang bekas yang digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan.
“Karena itu, pada kesempatan yang baik ini kami mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang telah terlibat dan membantu GRB, baik itu berupa barang rosok, tenaga, dana, dan lain sebagainya. Dalam peringatan HUT ke 1 GRB ini kita disadarkan kembali bahwa sumber dana yang utama dari GRB adalah barang rosok. Apabila barang rosok itu dikelola dengan baik, maka akan dapat bermanfaat bagi sesama,” katanya.
Sedang Pastor Paroki Wedi Rama Aloysius Gonzaga Luhur Prihadi Pr menyampaikan, GRB akan terus eksis bila didukung oleh umat dan masyarakat yang berkehendak baik. Dan selama ini, kiprah GRB telah sesuai dengan Arah Dasar (Ardas) dan Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang (RIKAS), yaitu mewujudkan Peradaban Kasih.
“Awalnya, GRB itu tidak punya apa-apa. Dan berkat sumbangan barang-barang rosok dari umat, GRB dapat membantu sesamanya. GRB telah mengubah “sampah” menjadi berkah. Apa yang dilakukan GRB ini adalah wujud nyata dari menghargai manusia yang mempunyai martabat. Dengan demikian, akan tercipta saling menghargai dan solidaritas, sehingga terwujud kehidupan yang damai,” ujar rama.
Rama AG Luhur Prihadi mengatakan, relawan adalah pribadi yang terlibat dengan sukarela. Karenanya, mereka yang terlibat juga akan terseleksi alam dengan sendirinya. Mereka yang melakukan dengan sukacita tentu akan bertahan.
“Saya berharap, GRB dapat bekerja sama dengan semua pihak. Maka, lanjutkan gerakan ini. Dan bagi mereka yang sudah menerima (bantuan dari GRB), semoga dapat menjadi saluran berkah bagi sesamanya,” harap rama.
Acara ulang tahun GRB ini diisi dengan hiburan climen dari Trio “Prastopri” (Prasetyo, Tono, Supriyadi) dan fragmen “Angkringan GRB” yang dimainkan oleh aktifis GRB dan Rama Emanuel Maria Supranowo, Pr.









