Ciptakan Alat Pengering Sepatu, Siswa SMK Leonardo Klaten Juara 2 Lomba Krenova

Tim dari SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Krenova (Kreatifitas dan Inovasi) tingkat pelajar Kabupaten Klaten tahun 2023.

WartaKita.org – SMK Pangudi Luhur (PL) Leonardo Klaten berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Krenova (Kreatifitas dan Inovasi) tingkat pelajar Kabupaten Klaten tahun 2023.

Lomba Krenova ini diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Klaten.

Bacaan Lainnya

Dalam lomba itu, tim dari sekolah yang berada di Jalan Wahidin Sudiro Husodo nomor 30 Bramen, Kelurahan Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten ini membuat rekayasa dan manufaktur berupa alat pengering sepatu yang diberi nama Pair Dry yang berarti sepasang yang kering. Arti kata ini merujuk kepada sepasang sepatu kering.

Untuk diketahui, pada Lomba Krenova ini, setiap tim terdiri dari maksimal 5 orang. Namun tim dari SMK Leonardo Klaten hanya terdiri dari 4 siswa.

Tim SMK Leonardo Klaten terdiri dari Nathanael Nori Dwi Nova (siswa Program Keahlian Teknik Mekatronika (TMK) A Kelas X dari Desa Blimbing, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal), Maria Brilianti Lidwina Siwi (TMK B Kelas X dari Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten), Mikael Satria Adi (TMK A Kelas X dari Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten) dan Jeremy Christian Anugrah (TMK A Kelas XI dari Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten).

Tim didampingi oleh Guru Yoshua Adhi Perkasa dan Ig Suhartadi.

Siswa dari SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten menunjukan alat pengering sepatu yang diberi nama Pair Dry.

Nathanael Nori Dwi Nova menjelaskan, ide pembuatan mesin Pair Dry ini karena sulitnya masyarakat untuk mengeringkan sepatu saat musim hujan, terutama anak sekolah dan para pekerja.

“Hal inilah yang  mendasari ide kami untuk membuat mesin yang bisa mempermudah dalam mengeringkan sepatu. Semoga mesin ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Mewakili teman yang lain, Nathanael Nori Dwi Nova mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas kesempatan yang telah diberikan. Mereka juga berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memberikan fasilitas dalam pembuatan alat ini. Selain itu, mereka juga mengucapkan terima kasih kepada pembimbing yang senantiasa mendampingi dan membantu mereka, serta kepada orang tua dan teman-teman yang selalu mendukungnya.

“Kami merasa senang dan bangga, karena kami bisa memperoleh juara 2. Namun kami belum puas dengan raihan prestasi ini. Karena itu, kami akan terus mengembangkan alat yang telah kami ciptakan ini agar semakin baik,” ujarnya.

Inilah Pair Dry, alat pengering sepatu karya siswa SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten.

Sedang Kepala SMK Leonardo Klaten, Bruder Yohanes Bosco Purwanto, FIC mengaku bangga dan berterima kasih kepada anak-anak dan guru pendampingnya yang telah berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Krenova.

“Berkat kreativitas dan juga semangat anak-anak bersama guru pendampingnya, sehingga mereka bisa mewujudkan penemuan alat ini. Saya berpesan agar alat ini terus dikembangkan untuk penyempurnaan. Dan saya berharap, anak-anak dan para guru terus melanjutkan dan mewujudkan ide ide kreatif lebih banyak lagi,” ungkap Bruder.

Sementara itu Christiana Hapsari, orangtua dari Nathanael juga merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang telah diraih tim SMK Leonardo Klaten. Ia juga berterima kasih kepada pihak sekolah dan para guru yang telah membimbing anak-anak itu.

“Semoga apa yang telah dicapai ini bisa menjadi penyemangat mereka dan teman-teman yang lain untuk lebih kreatif berinovasi dan berprestasi lagi,” ucapnya.

Pos terkait