Cegah Stunting, Kadarwati Ajak Masyarakat Lakukan Germas

Kadarwati (kedua dari kiri) mengajak masyarakat untuk gemar mengkonsumsi buah dan sayur.

WartaKita.org – DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jateng dan Dinkes Kabupaten Klaten mengadakan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Gedung Sadewo di Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten pada Selasa (13/11/2018).

Kampanye Germas diisi dengan acara makan buah bersama serta ceramah Germas oleh Camat Trucuk Bambang Haryoko dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Trucuk, penandatanganan komitmen bersama untuk melaksanakan Germas, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

Bacaan Lainnya

Kampanye Germas diikuti sekitar 200 warga.

Hadir dalam kampanye Germas ini diantaranya Anggota Komisi E DPRD Jateng Kadarwati, Anggota DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Pelaksana kampanye Germas Dinkes Provinsi Jateng Moh Effi Havid, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Klaten dr Cahyono Widodo MKes, Camat Trucuk Bambang Haryoko, para Kepala Desa se Kecamatan trucuk, serta sejumlah undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr Cahyono Widodo MKes dalam sambutan mengatakan, Germas ini meliputi enam kegiatan, yaitu aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengkonsumsi buah dan sayur, cek kesehatan secara berkala dan secara rutin, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga jamban sehat, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.

“Germas dilatarbelakangi oleh meningkatnya kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) yang membawa dampak merugikan warga, antara lain naiknya pembiayaan pelayanan kesehatan yang ditanggung masyarakat atau Pemerintah, menurunnya produktivitas masyarakat, dan menurunnya daya saing yang akhirnya mempengaruhi kondisi sosial ekonomi masyarakat,” katanya.

dr Cahyono Widodo MKes menyatakan, perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat dan perbaikan lingkungan perlu terus dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komponen bangsa. “Oleh sebab itu, Germas menjadi pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik,” tandasnya.

Sedang Anggota DPRD Provinsi Jateng Kadarwati menyampaikan, DPRD Jateng terus mendorong diadakannya kampanye Germas. Karena pembangunan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan semua komponen bangsa Indonesia dengan tujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

“Saat ini, Indonesia tengah mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat PTM (penyakit tidak menular). Maka dari itu, DPRD Jateng mendorong masyarakat untuk terus melakukan Germas dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud masyarakat yang sehat. Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, yang menjadi modal untuk melaksanakan berbagai pembangunan di Indonesia,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jateng dari Fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan, stunting masih menjadi salah satu “permasalahan” bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Karena itu, DPRD bersama Pemprov Jawa Tengah mengajak kepada seluruh masyarakat Jateng untuk menggencarkan kampanye Germas.

“Berdasakan data, angka stunting di Jawa Tengah terus menurun. Namun demikian, angka tersebut masih lebih tinggi dari batas yang ditetapkan oleh WHO (World Health Organization atau Organisasi Kesehatan Dunia) yaitu di bawah 20%. Maka, kita perlu menggencarkan kampanye Germas untuk mencegah timbulnya stunting,” ajaknya.

Pos terkait