WartaKita.org – Majelis Taklim Perempuan (MTP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Klaten menyelenggarakan pelatihan interpreuner bagi ibu-ibu MTP IPHI Klaten di aula SD Negeri 2 Barenglor, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Selasa (24/11/2020).
Ketua MTP IPHI Klaten Istikomah menjelaskan, MTP IPHI merupakan majelis khusus perempuan yang ada di setiap kepengurusan IPHI mulai dari tingkat nasional hingga ranting atau desa/kelurahan.
“Gerakan MTP IPHI ini lebih fokus pada upaya pemberdayaan perempuan, baik mengenai keagamaan, sosial, masyarakat, dan kegiatan lainnya yang mengarah pada hal positif. Di Klaten, gerakan MTP IPHI juga difokuskan untuk pemberdayaan perempuan, terutama bagi ibu-ibu MTP IPHI di Klaten,” katanya.
Istikomah menyampaikan, kegiatan yang dilakukan oleh MTP IPHI Klaten adalah program yang telah direncanakan dan diagendakan untuk membuat para wanita di Klaten memiliki nilai guna pengembangan diri sendiri dan lingkungannya.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, maka program yang paling strategis dilakukan adalah kegiatan yang langsung menyasar ke struktur paling bawah yakni ranting. Selama ini, ranting yang memegang basis dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Di situlah para haji bisa mengabdikan dirinya langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Guru SD Negeri 2 Barenglor ini menyatakan, dalam melakukan pemberdayaan perempuan, MTP IPHI selalu bersinergi dengan pengurus IPHI di semua tingkatan. Seperti kegiatan pelatihan interpreuner ini.
“Kegiatan interpreneur ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu-ibu dalam berusaha dan berwiraswasta, serta sebagai ajang silaturahmi antar anggota,” terangnya.
Pengarang banyak buku ini menambahkan, kegiatan lain yang dilakukan MTP IPHI adalah kegiatan kajian Fiqih Wanita sebagai media menjadikan wanita lebih solekhah menjalankan perintah agama dan memberikan manfaat untuk keluarga dan lingkungannya.
“Ketentuan ibadah seorang wanita itu banyak, dan semua itu akan sangat baik jika dipelajari dengan baik. Kita semua bisa mengerti tentang bagaimana salat dan ibadah lainnya agar diterima Allah SWT,” paparnya.

Sementara itu Plt Ketua IPHI Klaten Ardhana menyambut baik dan memberikan apresiasi dilaksanakannya pelatihan interpreuner di masa pandemi Covid-19 bagi ibu-ibu MTP IPHI di Klaten ini.
Ardhana berharap, MTP IPHI Klaten dapat berperan serta dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial lainnya.
“Baksos dari jamaah haji merupakan wujud kepedulian sosial para anggota IPHI terhadap masyarakat di sekitarnya,” tandasnya.
Pelatihan interpreuner MTP IPHI di Klaten yang diikuti 60 peserta ini menampilkan narasumber Herawati Widodo Muktiyo, seorang wiraswasta yang sukses di Klaten dan sekitarnya.







